Akurat
Pemprov Sumsel

Pemerintah Siap Kawal PSU dan Pilkada Ulang 2025, Stabilitas Politik Jadi Prioritas

Ahada Ramadhana | 26 Juli 2025, 11:09 WIB
Pemerintah Siap Kawal PSU dan Pilkada Ulang 2025, Stabilitas Politik Jadi Prioritas

AKURAT.CO Pemerintah memastikan kesiapan penuh jelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan Pilkada Ulang 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada 6 Agustus 2025.

Fokus utama adalah menjaga stabilitas politik dan keamanan di daerah rawan, terutama Papua, Boven Digoel, dan Barito Utara.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam), Lodewijk Freidrich Paulus, menegaskan, pihaknya telah mengaktifkan Desk Koordinasi Pilkada Serentak untuk terus memantau dinamika dan mengoordinasikan langkah antarlembaga.

“Melalui desk koordinasi, kami akan memastikan stabilitas politik dan keamanan tetap terjaga lewat sinergi pemerintah pusat, pemda, dan aparat TNI-Polri,” ujar Lodewijk, Sabtu (26/7/2025).

Menurut Lodewijk, PSU yang digelar di tiga wilayah tersebut merupakan tahapan akhir dari rangkaian Pilkada Serentak 2024.

Ia menegaskan bahwa seluruh proses harus berlangsung langsung, umum, bebas, rahasia, serta jujur dan adil sesuai hukum yang berlaku.

Baca Juga: Konflik Memanas, Komisi I Dorong Malaysia Mediasi Thailand-Kamboja Lewat ASEAN

“Pemerintah pusat, pemda, penyelenggara pemilu, dan aparat keamanan berkomitmen menjaga netralitas, profesionalisme, serta integritas agar PSU berjalan aman, damai, dan berkualitas,” tegasnya.

Ia juga memastikan kesiapan logistik pemilu telah mencapai 100 persen.

“Logistik dan administrasi sudah sampai di kabupaten/kota dan tinggal didistribusikan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Lodewijk mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam pesta demokrasi ini.

“Kami mengajak seluruh elemen bangsa mendukung suksesnya PSU dan Pilkada ulang dengan damai dan penuh tanggung jawab demi demokrasi elektoral yang lebih baik,” pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.