Puan Desak PBB Bertindak atas Eskalasi Konflik AS–Israel dan Iran

AKURAT.CO Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Puan Maharani, mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera mengambil langkah dalam merespons eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Dalam pidatonya pada rapat paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/3/2026), Puan menilai lembaga internasional harus berperan aktif menjaga penghormatan terhadap hukum internasional serta melindungi masyarakat sipil di tengah meningkatnya konflik bersenjata.
“DPR RI mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk segera bertindak dalam menjaga penghormatan terhadap hukum internasional, perlindungan terhadap masyarakat sipil, serta komitmen bersama menjaga perdamaian dan stabilitas global,” kata Puan.
Dalam kesempatan tersebut, Puan juga menyampaikan duka cita atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, yang disebut gugur dalam serangan militer yang melibatkan Israel dan Amerika Serikat terhadap wilayah Iran pada 28 Februari 2026.
“Atas nama pimpinan dan anggota DPR, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Yang Mulia Ayatullah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran,” ujarnya.
Puan mengatakan, Indonesia sebagai negara yang menjunjung tinggi prinsip kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial turut menyampaikan simpati kepada rakyat Iran yang tengah menghadapi masa sulit.
“Indonesia menyampaikan simpati yang mendalam kepada seluruh rakyat Iran yang sedang menghadapi situasi sulit ini,” tuturnya.
Baca Juga: Bagian dari 218 Jembatan Nasional, TNI AD Bangun 35 Jembatan Bailey di Aceh
Ia menambahkan DPR RI juga mendukung berbagai upaya diplomasi untuk meredakan konflik agar tidak semakin meluas.
“DPR RI mendukung setiap upaya dan inisiatif diplomasi, baik secara bilateral, regional, maupun multilateral, agar seluruh pihak dapat menahan diri, menghindari eskalasi konflik yang lebih luas, serta mengedepankan penghormatan terhadap kedaulatan negara dan penyelesaian sengketa secara damai,” ujarnya.
Selain itu, Puan menegaskan pemerintah Indonesia harus tetap konsisten menjalankan politik luar negeri bebas dan aktif dalam menghadapi dinamika geopolitik global.
“Pemerintah Republik Indonesia harus terus menjalankan politik luar negeri bebas dan aktif dalam menjaga kepentingan nasional secara bijaksana, konsisten, dan konstruktif dalam merespons dinamika geopolitik global,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









