Akurat
Pemprov Sumsel

Kendalikan Inflasi, Jokowi Meminta Pemda Tingkatkan Cadangan Pangan

Aris Rismawan | 1 September 2023, 13:08 WIB
Kendalikan Inflasi, Jokowi Meminta Pemda Tingkatkan Cadangan Pangan

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo (Jokowi), meminta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk meningkatkan cadangan pangan guna menjaga stabilitas stok dan harga bahan pangan daerah, serta pengendalian inflasi.

Jokowi juga meminta setiap daerah untuk saling berkoordinasi dalam memecahkan permasalah cadangan pangan.

“Harus ada cadangan pangan di daerah dan segera koordinasi dan cari solusi jika ada masalah. Seperti yang terjadi di Papua kemarin, kita cek memang tidak ada stok cadangan pangannya,” kata Jokowi di Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Tahun 2023, yang dikutip secara daring pada Kamis (31/08/2023).

Selain itu, Jokowi mengatakan bahwa Pemda harus dapat mengoptimalkan fiskal daerah dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) guna mengintervensi pasar, agar angka inflasi daerah dapat terkendali.

“Seluruh kepala daerah harus bisa menggunakan anggarannya untuk mengintervensi pasar. Karena dengan itu, kita harapkan inflasi bisa terkendali dengan baik dan pelan-pelan akan turun,” ucap Jokowi.

Jokowi juga menyampaikan, angka inflasi di Indonesia pada Juli 2023 sangat terkendali hingga mencapai 3,08 pangan. Menurutnya, capai ini lebih baik dibandingkan Argentina yang mencapai 113 persen, Turki 47 pangan, India 7,4 pangan, Uni Eropa 5,3 pangan, dan Amerika sebesar 3,2 pangan.

"Kita 3,08 persen. Jadi inflasi ini penting, percuma pertumbuhan ekonomi kita misalnya 5 persen tapi inflasinya 9 persen, tekor," ungkap Jokowi.

Oleh karena itu, Jokowi meyakini penguatan sarana prasarana pertanian untuk menjadi salah satu kunci pengendalian inflasi. Karena setiap tahunnya permasalahan inflasi selalu ada pada komoditas bahan pangan yang relatif sama.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.