Akurat
Pemprov Sumsel

Kembangkan Teaching Factory Kopi, Polbangkan Kementan Cetak Wirausahawan Handal

Arief Rachman | 2 April 2024, 12:49 WIB
Kembangkan Teaching Factory Kopi, Polbangkan Kementan Cetak Wirausahawan Handal

AKURAT.CO Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan (PKKP) Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andriko Noto Susanto, melakukan kunjungan ke Teaching Factory (TEFA) Miniplant Industry dan Modern Nursery Kopi yang dimiliki Politeknik Pembangunan Pertanian Medan, Sabtu (30/3/2024).

Kunjungan tersebut didampingi oleh Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan) Idha Widi Arsanti, Founder and Chairman, Mcorp., a Leading Marketing Profesional Service Firm in ASEAN, Hermawan Kartajaya serta Direktur Polbangtan Medan, Yuliana Kansrini.

Pada kunjungan tersebut, rombongan melihat secara langsung pembibitan kopi hingga pengolahan biji kopi serta berdiskusi langsung dengan mahasiswa Polbangtan terkait pemanfaatan TEFA terhadap keberlangsungan pendidikan di Polbangtan Medan.

Baca Juga: Anies-Muhaimin Tuduh 02 Curang di MK, Ternyata 7 Petugas KPPS di Tapanuli Tengah Buron karena Gelembungkan Suara 01!

Pelaksanaan TEFA ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman yang mengatakan bahwa wirausaha merupakan upaya untuk regenerasi tenaga terampil di bidang pertanian yang punya semangat wirausaha atau socioagripreneur.

Menjaga keberlanjutan pembangunan pertanian dengan menghasilkan sumberdaya manusia pertanian yang profesional, mandiri dan berdaya saing.

Sementara, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengemukakan bahwa pemuda tani memiliki peran dalam mewujudkan swasembada pangan nasional, dan produksi beras.

Yuliana Kansrini mengatakan TEFA merupakan metode pembelajaran yang diterapkan mendekati kondisi faktual di dunia usaha dan dunia industri, dalam pelaksanaannya bekerja sama dengan stakeholder, sehingga kompetensinya selaras permintaan pasar.

Baca Juga: Direncanakan Bertemu, Prabowo Minta Kader Tak Serang Megawati

"Salah satu sistem TEFA yang dikembangkan Polbangtan Medan, mengembangkan Modern Nursery Kopi dan Miniplant Industri Pengolahan," kata Yuliana.

TEFA tersebut, katanya, menjadi tempat pembelajaran dan bisnis di bidang kopi, sehingga mahasiswa akan mampu mengembangkan potensi sebagai wirausahawan kopi mulai dari pembibitan hingga pengolahan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.