Hindari Kemacetan , Wisatawan Bisa Lewat Jalur Alternatif Puncak II

AKURAT.CO Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengumumkan bahwa jalur alternatif Puncak II masih menjadi solusi bagi wisatawan dari wilayah Jabodetabek untuk mencapai objek wisata di Cianjur dengan cepat, tanpa terjebak macet di jalur utama Puncak.
Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Cianjur, Asep Suparman, Kabupaten Cianjur, sebagai daerah pendukung utama Jakarta atau bagian dari aglomerasi Jabodetabekjur, mengharapkan pembangunan jalur Puncak II menjadi prioritas.
"Jika jalur Puncak II selesai dibangun, ini akan menjadi solusi utama bagi wisatawan untuk mencapai Cianjur dengan cepat, baik untuk berlibur maupun sekadar singgah, tanpa harus terjebak macet di kawasan Puncak," ujar Asep dikutip, Kamis (23/5/2024).
Baca Juga: BI Ajak Pemprov Aceh Maksimalkan Sektor Pariwisata
Sepanjang tahun 2024, Asep menyebut bahwa pihaknya menargetkan kunjungan wisatawan ke Cianjur sekitar 2,4 juta orang. Untuk mencapai target tersebut, diperlukan infrastruktur jalan yang baik. Oleh karena itu, beberapa tahun terakhir, Pemkab Cianjur fokus memperbaiki jalan Puncak II.
Pemkab Cianjur telah membangun sekitar 18 kilometer jalan beton di Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, hingga perbatasan dengan Kabupaten Bogor. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Cianjur tanpa kemacetan.
"Ini salah satu upaya Pemkab Cianjur untuk meningkatkan kunjungan wisatawan tanpa terjebak macet. Kami berharap ada bantuan dari Jakarta untuk menyelesaikan pembangunan di wilayah Bogor," tambah Asep.
Dia mencatat bahwa setiap akhir pekan dan libur panjang, kunjungan wisatawan ke berbagai objek wisata di Cianjur mencapai 200 ribu orang. Angka ini diperkirakan akan meningkat jika jalur Puncak II tuntas dibangun.
"Jalur ini tidak hanya bermanfaat bagi wisatawan, tetapi juga bagi pelaku usaha di Cianjur, terutama pemasok kebutuhan pangan ke pasar-pasar di Jabodetabek, yang dapat mengantarkan pesanan dengan cepat. Hal ini akan meningkatkan perekonomian di berbagai sektor," jelas Asep.
Sambil menunggu pembangunan jalan tol Bogor-Cianjur, Asep berharap kolaborasi antar wilayah aglomerasi penunjang Jakarta dapat terjalin dengan baik, terutama untuk mendukung pertumbuhan perekonomian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








