Lelang Tahap II 2024, 5 WK Migas Sukses Raup Komitmen Investasi USD21,7 Juta
Camelia Rosa | 17 April 2025, 18:18 WIB

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) mengumumkan secara resmi Pemenang Lelang Penawaran Langsung Wilayah Kerja (WK) Migas Tahap II tahun 2024, yang terdiri dari WK Kojo, WK Binaiya, WK Serpang, WK Gaea dan WK Gaea II.
Pengumuman ini disampaikan secara langsung oleh Plt. Direktur Jenderal Migas, Tri Winarno di Kantor Direktorat Jenderal Migas Jakarta.
Tri menyampaikan, pengumuman lelang penawaran WK Migas ini telah dimulai sejak tanggal 3 Desember tahun 2024 lalu. Dari kelima pemenang WK migas yang telah ditetapkan ini, total nilai investasi dari komitmen pasti 3 tahun pertama masa eksplorasi mencapai sebesar USD21,7 juta.
"Dari perhitungan kami, bonus tanda tangan yang akan diterima oleh Pemerintah dari kelima WK migas ini yaitu sebesar USD1,1 juta," ujar Tri dalam keterangannya, Kamis (17/4/2025).
Berdasarkan hasil penilaian atas dokumen partisipasi dalam lelang WK migas tahap II tahun 2024, Kementerian ESDM telah menetapkan perusahaan Pemenang Lelang Penawaran Langsung WK Migas Tahap II Tahun 2024 untuk 5 Wilayah Kerja, dengan rincian sebagai berikut:
1. WK Kojo (Offshore Selat Makassar)
Pemenang lelang blok Kojo adalah Armada Etan Limited, dengan bonus tanda tangan sebesar USD200.000 dan total komitmen pasti untuk tiga tahun pertama masa eksplorasi sebesar USD2,1 juta. Adapun estimasi sumber daya migas mencapai sekitar 90,2 juta barel minyak (millions barel oil /MMBO) dan 2,1 triliun kaki kubik gas (trillion cubic feet/TCF)
2. WK Banaiya (Offshore Maluku)
Pemenang lelang blok Banaiya adalah konsorsium PT Pertamina Hulu Energi, PC North Madura II Ltd., dan SK Earthon Co.Ltd, dengan bonus tanda tangan sebesar USD200.000 dan total komitmen pasti untuk tiga tahun pertama masa eksplorasi sebesar USD6,5 juta. Adapun estimasi sumber daya migas yakni sebesar 6,7 BBO dan 15 TCF gas.
Baca Juga: Pemerintah Lelang 5 WK Migas di Awal 2024
3. WK Serpang (Offshore Provinsi Jawa Timur)
Pemenang lelang Blok Serpang adalah konsorsium PC North Madura II Ltd., Inpex Corporation, dan SK Earthon Co.Ltd, dengan bonus tanda tangan sebesar USD300.000 dan total komitmen pasti untuk tiga tahun pertama masa eksplorasi sebesar USD4,7 juta. Adapun estimasi sumber daya migas yakni sebesar 1,2 BBO dan 6,3 TCF gas.
4. WK Gaea (Onshore dan Offshore Provinsi Papua Barat)
Pemenang lelang blok Gaea adalah konsorsium Enquest Petroleum Production Malaysia Ltd, PT. Agra Energi Indonesia, BP Exploration Indonesia Limited, MI Berau B.V, CNOOC Southeast Asia Limited, ENEOS Xplora Inc, Indonesia Natural Gas Resources Muturi Inc., dan KG Wiriagar Petroleum Ltd.
Adapun bonus tanda tangan sebesar USD200.000 dan total komitmen pasti untuk tiga tahun pertama masa eksplorasi sebesar USD4,95 juta. Sedangkan estimasi sumber daya migas WK Gaea sebesar 9,6 BBO dan 71,8 TCF gas.
5. WK Gaea II (Onshore dan Offshore Provinsi Papua Barat)
Pemenang lelang blok Gaea II adalah konsorsium Enquest Petroleum Production Malaysia Ltd, PT. Agra Energi Indonesia, BP Exploration Indonesia Limited, MI Berau B.V, CNOOC Southeast Asia Limited, ENEOS Xplora Inc, Indonesia Natural Gas Resources Muturi Inc., dan KG Wiriagar Petroleum Ltd.
Adapun bonus tanda tangan sebesar USD200.000 dan total komitmen pasti untuk tiga tahun pertama masa eksplorasi sebesar USD3,45 juta. Sedangkan estimasi sumber daya migas WK Gaea II yakni sebesar 8,5 BBO dan 35,1 TCF gas.
Tri mengatakan dengan ditetapkannya pemenang WK Migas tahap II ini, membuktikan bahwa industri hulu migas di Indonesia masih memiliki daya tarik bagi investor.
Pemerintah terus berupaya menciptakan iklim investasi yang lebih baik bagi investor dengan melakukan perbaikan regulasi termasuk perbaikan skema bagi hasil kontraktor, insentif, serta ketentuan kontrak.
"Dalam 4 tahun terakhir, sejak dilakukannya penawaran WK migas dengan terms and conditions yang lebih menarik, telah ditandatangani sebanyak 24 Kontrak Kerja Sama (KKS) baru," jelasnya.
Tri berharap para pemenang lelang wilayah kerja migas ini agar dapat memberikan kontribusinya terhadap peningkatan ketahanan energi di Indonesia, dan melaksanakan dengan baik komitmen pasti yang telah ditetapkan.
"Kami menghimbau para pemenang lelang wilayah kerja migas untuk dapat melaksanakan dengan baik komitmen pasti yang telah ditetapkan dan segera menyelesaikan kontrak kerja samanya," tukasnya.
Tri menambahkan, sesuai arahan Menteri ESDM untuk mendukung peningkatan produksi migas, baik untuk jangka pendek maupun jangka Panjang, terdapat 3 strategi utama yang dilakukan dengan dukungan kebijakan yang disiapkan.
Pertama, dalam jangka pendek Pemerintah akan melakukan optimalisasi teknologi, mencakup horizontal multi stage fracturing dan penerapan Enhanced Oil Recovery (EOR).
Strategi kedua yaitu reaktivasi sumur dan lapangan idle, baik dikerjakan sendiri oleh Kontraktor KKS maupun dikerjasamakan dengan mitra.
"Dan yang terakhir, Pemerintah akan melakukan eksplorasi masif. Dalam dua sampai tiga tahun kedepan, akan disiapkan sekitar 60 wilayah kerja migas," tukas Tri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










