Rantai Pasok Mulai Terganggu Akibat Aksi Anarkis, Kadin Tuntut Stabilitas Keamanan

AKURAT.CO Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menegaskan pentingnya stabilitas keamanan demi menjaga keberlangsungan rantai pasok dan kegiatan ekonomi nasional.
Gelombang aksi unjuk rasa anarkis yang terjadi di berbagai kota telah memicu gangguan distribusi barang hingga menekan aktivitas industri.
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menuturkan situasi keamanan yang belum stabil berpotensi mendorong inflasi.
“Gangguan pada distribusi membuat pasokan terganggu. Jika tidak segera diatasi, harga barang akan naik dan inflasi sulit dikendalikan,” ujarnya di Jakarta, Selasa (2/9/2025).
Para pengusaha anggota Kadin melaporkan bahwa truk pengangkut bahan baku enggan beroperasi karena kekhawatiran keamanan. Kondisi tersebut menghambat pasokan ke pabrik dan menunda pengiriman barang ke sektor ritel, termasuk kebutuhan pangan.
Baca Juga: Kadin dan Brasil Bahas Kerja Sama Energi Transisi dan Agrikultur
Dampaknya mulai terasa pada kegiatan usaha mikro dan ultra mikro, terutama pengemudi ojek daring serta pelaku usaha kecil yang bergantung pada mobilitas masyarakat.
Dalam rapat daring itu, pengusaha dari berbagai sektor menyoroti risiko kenaikan harga barang akibat tersendatnya distribusi.
Kadin mendukung sikap tegas Presiden Prabowo Subianto yang meminta aparat keamanan mengendalikan situasi. Penegakan hukum dinilai penting agar rantai pasok kembali normal.
Selain mendorong stabilitas keamanan, Kadin juga menyampaikan perlunya kebijakan fiskal yang lebih ramah dunia usaha. Pajak, tarif bea masuk, dan harga energi yang terus meningkat dinilai menambah beban di tengah pelemahan daya beli masyarakat.
Kadin mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, untuk menjaga rantai pasok tetap bergerak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









