Bangun Storage Minyak di Indonesia, Bos Pertamina Jajaki Kolaborasi dengan Essar Group

AKURAT.CO Pertamina (Persero) membuka peluang kerja sama dengan Essar Group untuk membangun storage atau tangki penyimpanan minyak di Indonesia.
Essar Group merupakan terkemuka asal India yang didirikan pada tahun 1969 oleh Shashi dan Ravi Ruia.
Berbasis di Mumbai, perusahaan ini berinvestasi di sektor inti energi (minyak & gas, listrik), infrastruktur & logistik, logam & pertambangan, serta teknologi, dengan fokus terkini pada dekarbonisasi dan investasi global.
Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri mengatakan perseroan tengah melakukan penjajakan kerja sama dengan sejumlah pihak, termasuk dengan Essar Group, terkait rencana pembangunan fasilitas penyimpanan (storage) tambahan.
Baca Juga: Jaga Ketahanan Energi, Pertamina Drilling Pastikan Operasi Pengeboran Tetap Berjalan Selama Ramadan
Menurut Simon, perwakilan Essar Group bersama tim dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral telah melakukan kunjungan ke salah satu fasilitas kilang Pertamina di Kilang Plaju, Palembang.
“Kami juga sudah bertemu dengan tim Pak Menteri (ESDM) dan dari Essar Group salah satunya, sedang penjajakan dan kemarin sudah berkunjung ke lokasi kilang kami yang ada di Plaju,” kata Simon di BPH Migas dikutip, Jumat (13/3/2026).
Simon menegaskan Pertamina pada prinsipnya terbuka untuk menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak dalam upaya meningkatkan kapasitas penyimpanan energi nasional.
Penambahan fasilitas storage dinilai penting untuk memperkuat sistem logistik energi sekaligus menjaga stabilitas pasokan BBM di dalam negeri.
“Dan kami juga tentunya membuka peluang bekerja sama dengan pihak mana pun untuk tentunya mendorong agar supaya storage kita dapat bisa bertamba,” ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan adanya ketertarikan perusahaan asal India, Essar Group untuk berinvestasi di Indonesia.
Baca Juga: Pertamina Relokasi 19 Perwira dari Irak dan Dubai di Tengah Gejolak Geopolitik Timur Tengah
Dirjen Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman menyampaikan, ketertarikan tersebut untuk berinvestasi di sektor kilang.
“Dan kemarin dimediasi oleh Pak Menteri untuk langsung bertemu dengan Pertamina secara B2B (Business to business),” kata Laode di Kementerian ESDM dikutip, Sabtu (7/2/2026).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









