Akurat
Pemprov Sumsel

Bulog Gaspol Salurkan Bantuan Pangan ke 32 Juta Keluarga Jelang Lebaran 2026

Esha Tri Wahyuni | 18 Maret 2026, 21:44 WIB
Bulog Gaspol Salurkan Bantuan Pangan ke 32 Juta Keluarga Jelang Lebaran 2026
Ilustrasi bantuan pangan Bulog

AKURAT.CO Penyaluran bantuan pangan oleh Perum Bulog kembali menjadi sorotan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Program bantuan beras dan minyak goreng untuk 32,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dinilai sebagai langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus mendorong daya beli masyarakat. 

Di tengah potensi kenaikan harga bahan pokok saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), distribusi bantuan pangan Bulog 2026 ini juga menjadi instrumen penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional. 

Baca Juga: Jelang Lebaran 2026, Bulog-Polri Hadirkan Gerakan Pangan Murah untuk Masyarakat

Dengan total alokasi ratusan ribu ton beras dan jutaan liter minyak goreng, program ini tidak hanya berdampak pada konsumsi rumah tangga, tetapi juga menjadi stimulus ekonomi jangka pendek yang signifikan.

Bulog Salurkan Bantuan Pangan ke Seluruh Indonesia

Perum Bulog menyalurkan bantuan beras dan minyak goreng secara serentak ke seluruh Indonesia melalui 565 cabang. Program ini menyasar lebih dari 32,3 juta keluarga penerima manfaat berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa distribusi dilakukan secara masif untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan tepat waktu.

“Hari ini kami jajaran Bulog beserta seluruh pimpinan wilayah dan cabang melaksanakan penyerahan bantuan pangan secara serentak di seluruh tanah air,” ujar Rizal dalam penyaluran simbolis di Marunda, Jakarta Utara, Rabu (18/3/2026).

Bantuan 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak per Keluarga

Setiap keluarga penerima mendapatkan bantuan pangan untuk alokasi Februari dan Maret 2026 sekaligus. Rinciannya, setiap bulan KPM menerima 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng.

Artinya, dalam satu kali distribusi, total bantuan yang diterima mencapai 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng per keluarga.

Secara nasional, pemerintah menyiapkan pagu sebesar 664.888 ton beras dan 132.977 kiloliter minyak goreng untuk program ini. Angka ini menunjukkan skala intervensi yang besar dalam menjaga pasokan pangan domestik.

Penyaluran bantuan pangan ini tidak hanya bersifat sosial, tetapi juga memiliki fungsi ekonomi sebagai stimulus untuk menjaga stabilitas harga.

Rizal menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam mengantisipasi lonjakan harga menjelang Lebaran. “Program ini menjadi upaya pemerintah untuk meningkatkan daya beli masyarakat sekaligus mengantisipasi kenaikan harga saat HBKN,” jelasnya.

Dengan meningkatnya permintaan saat Ramadan dan Lebaran, intervensi melalui bantuan langsung dinilai efektif untuk meredam inflasi pangan, khususnya komoditas strategis seperti beras dan minyak goreng.

Percepat Distribusi, Bulog Gandeng TNI

Untuk memastikan distribusi berjalan optimal, Bulog menggandeng berbagai pihak, mulai dari aparat TNI-Polri hingga perangkat kelurahan.

Kolaborasi ini dinilai krusial mengingat besarnya jumlah penerima bantuan yang mencapai puluhan juta keluarga.

“Dalam proses distribusi, kami bersinergi dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga pihak kelurahan agar penyaluran lebih cepat,” kata Rizal.

Bulog juga memastikan distribusi tidak berhenti saat Lebaran, melainkan akan terus dilanjutkan hingga seluruh bantuan tersalurkan.

Di lapangan, bantuan pangan ini disambut positif oleh masyarakat. Banyak penerima mengaku bantuan tersebut membantu mengurangi beban pengeluaran, terutama menjelang Lebaran.

Uswatun Hasanah, warga Marunda, mengatakan bantuan beras sangat bermanfaat untuk kebutuhan Lebaran. “Alhamdulillah membantu buat Lebaran, berasnya bisa dipakai untuk bikin ketupat,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Karniti, ibu lima anak, yang merasa bantuan tersebut sangat berarti bagi kebutuhan sehari-hari. “Senang bisa dapat bantuan ini untuk isi ketupat Lebaran dan makan sehari-hari,” katanya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.