Pertamina EP Zona 4 Genjot Produksi lewat Workover 51 Sumur Eksisting

AKURAT.CO PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 mendorong peningkatan produksi minyak di 51 sumur eksisting melalui kegiatan workover.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga produksi berkelanjutan dalam mendukung ketahanan energi nasional.
General Manager PEP Zona 4, Djudjuwanto mengatakan, workover atau kerja ulang sumur adalah rangkaian pekerjaan teknis yang dilakukan pada sumur minyak atau gas yang sudah ada untuk memperbaiki, memulihkan, atau meningkatkan performa produksinya.
Baca Juga: Kinerja PEP Zona 4 Solid, EBITDA 2025 Tembus USD887 Juta
Workover juga dilakukan dengan menutup zona produksi yang sudah habis dan membuka zona baru di kedalaman yang berbeda pada sumur yang sama.
"Workover merupakan langkah strategis PEP Zona 4 dalam menghadapi tantangan penurunan produksi secara alamiah. Dengan pendekatan terukur, kami mampu memulihkan kinerja sumur eksisting sehingga tetap memberikan kontribusi optimal terhadap produksi," kata Djudjuwanto, Senin (30/3/2026).
Workover yang dilakukan PEP Zona 4 telah menunjukkan hasil positif. Dari kegiatan workover sepanjang 2025 mencatatkan realisasi produksi sebesar 432 barel minyak per hari (BOPD).
Intervensi teknis tersebut tidak hanya mendorong peningkatan produksi, tetapi juga mengembalikan produktivitas sumur-sumur seperti BNG-056, KRG-028, GNK-60, dan KRG-23 yang sebelumnya berstatus suspend dan idle.
"PEP Zona 4 akan terus melakukan kegiatan workover untuk memastikan sumur-sumur eksisting tetap dapat berproduksi optimal dan berkontribusi terhadap ketahanan energi nasional," ucap Djudjuwanto.
Perlu diketahui, PHR Regional Sumatra Zona 4, Subholding Upstream Pertamina, mengoperasikan tujuh wilayah kerja Pertamina EP (PEP) dan Pertamina Hulu Energi (PHE), yaitu PEP Prabumulih Field, PEP Limau Field, PEP Adera Field, PEP Pendopo Field, PEP Ramba Field, PHE Ogan Komering, dan PHE Raja Tempirai.
Wilayah-wilayah kerja itu tersebar di dua kota, Prabumulih dan Palembang, serta sembilan kabupaten, yaitu Muara Enim, PALI, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ulu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









