Akurat Logo

PLN Pulihkan 176 Gardu Induk Usai Gangguan Listrik Sumatra

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 25 Mei 2026, 08:50 WIB
PLN Pulihkan 176 Gardu Induk Usai Gangguan Listrik Sumatra
PLN menormalkan 176 gardu induk terdampak gangguan transmisi Sumatra. Pasokan listrik mulai pulih bertahap di berbagai wilayah sejak 24 Mei.

AKURAT.CO PT PLN (Persero) terus menyelesaikan pemulihan sistem kelistrikan di Sumatra pascagangguan meluas pada jaringan transmisi interkoneksi Sumatra.

Hingga Minggu (24/5) pukul 06.00 WIB, PLN telah menormalkan 176 gardu induk yang sempat terdampak. Sejalan dengan proses penormalan tersebut, pasokan listrik kepada pelanggan kembali pulih secara bertahap.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo saat meninjau langsung kesiapan operasional Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tenayan, Pekanbaru, Riau, pada Minggu (24/5), menyampaikan bahwa seluruh proses pemulihan dilakukan secara intensif sejak awal gangguan terjadi pada Jumat (22/5).

Baca Juga: PLN Harus Audit Sistem Kelistrikan Usai Blackout Sumatera

PLN melakukan upaya bersama Pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan di daerah untuk penormalan secara bertahap pada sistem pembangkit, jaringan transmisi, gardu induk, hingga distribusi listrik ke masyarakat.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras tanpa henti seluruh personel di lapangan serta dukungan dari Kementerian ESDM dan berbagai pihak di Daerah, sistem kelistrikan Sumatra kini telah kembali normal. Pelanggan yang sempat terdampak saat ini kembali mendapatkan pasokan listrik secara bertahap,” kata Darmawan dalam keterangannya, Minggu (24/5/2026) malam.

Darmawan menjelaskan, proses pemulihan dilakukan dengan mengedepankan aspek keamanan dan keandalan sistem.

Setelah jaringan transmisi Sumatra berhasil terhubung kembali, PLN melanjutkan proses penyalaan pembangkit dan bertahap dilakukan sinkronisasi, memasukkan daya listrik dari pembangkit ke sistem transmisi Sumatra, sehingga secara bertahap seluruh pasokan dapat kembali pulih.

Darmawan juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat atas dukungan dan pengertian selama proses pemulihan berlangsung.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kesabaran dan dukungan masyarakat selama proses pemulihan berlangsung,” tutur Darmawan.

Adapun, gangguan sistem kelistrikan yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatra pada Jumat (22/5/2026) dipicu gangguan pada jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kilovolt (kV) Muara Bungo–Sungai Rumbai di Jambi.

Baca Juga: Bos PLN Beberkan Penyebab Blackout Sumatra, Bermula dari Jaringan Transmisi di Jambi

Indikasi awal menunjukkan gangguan dipicu kondisi cuaca buruk yang menyebabkan ruas transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai keluar dari sistem kelistrikan Sumatra.

Akibat gangguan tersebut, sistem pembangkit listrik mengalami ketidakseimbangan beban. Di beberapa wilayah terjadi kelebihan pasokan listrik atau oversupply sehingga frekuensi dan tegangan listrik meningkat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.