Kementerian ESDM Catat 118 Potensi Wilayah Kerja Migas Baru di Indonesia

AKURAT.CO Pemerintah terus melakukan berbagai langkah strategis termasuk eksplorasi migas secara masif dan percepatan optimalisasi struktur migas idle. Tercatat, terdapat 118 potensi wilayah kerja migas baru yang berada di Tanah Air.
Direktur Jenderal Migas, Laode Sulaeman mengatakan, sesuai arahan Menteri ESDM eksplorasi migas harus masif dan dilakukan percepatan, dalam rangka penemuan cadangan migas baru untuk mendukung produksi migas nasional.
“Sejak tahun lalu kita aktif untuk menyiapkan potensi wilayah kerja migas baru, termasuk yang disiapkan oleh Badan Geologi Kementerian ESDM dan Lemigas melalui pembiayaan APBN, serta Direktorat Pembinaan Usaha Hulu Migas dan KKKS,” kata Laode dalam keterangannya, Jumat (29/5/2026).
Baca Juga: Kementerian ESDM Kebut Persiapan Mandatori B50, Targetkan Energi Lebih Mandiri
Berdasarkan status data per 20 Mei 2026, dari 118 potensi wilayah kerja migas baru tersebut, sebanyak 25 wilayah telah diminati atau telah tandatangan kontrak.
Sebanyak 43 wilayah dalam tahap studi bersama. Sedangkan selebihnya merupakan potensi wilayah kerja migas lainnya untuk dilakukan studi bersama atau langsung menjadi wilayah kerja migas baru.
Terkait dengan optimalisasi struktur migas idle, bahwa Pemerintah mengapresiasi upaya aktif PT Pertamina Hulu Energi (PT PHE) dalam mendorong peningkatan produksi melalui Kerja Sama Operasi/Teknologi (KSOT) untuk pengelolaan struktur migas idle.
Hal tersebut merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 tahun 2025 tentang Kerja Sama Pengelolaan Bagian Wilayah Kerja untuk Peningkatan Produksi Minyak dan Gas Bumi.
PT PHE menyiapkan sekitar 41 struktur idle untuk dilakukan KSOT. Adapun 22 struktur idle diantaranya, telah di sosialisasikan dan juga diumumkan secara khusus pada IPA Convex 2026 lalu.
Dari 22 struktur yang ditawarkan tersebut, sebanyak 8 struktur berada di wilayah operasional Regional 1 (Sumatera), sebanyak 4 struktur di wilayah operasional Regional 2 (Jawa), sebanyak 7 struktur di Regional 3 (Kalimantan) dan sebanyak 3 struktur di Regional 4 (Jawa Timur dan Indonesia Timur).
Sedangkan struktur idle lainnya akan dilanjutkan pembukaanya dalam waktu dekat. Untuk informasi lebih lanjut dapat melalui https://phe.pertamina.com/en/structure.
Baca Juga: Kementerian ESDM Minta PLN Evaluasi Menyeluruh Sistem Buntut Blackout Sumatra
“Kementerian ESDM mengapresiasi upaya aktif Pertamina untuk membuka kerja sama operasi dan teknologi pada struktur idle, dalam mendukung peningkatan produksi. Agar proses penawaran dan penetapan dapat dilakukan dengan cepat dan prudent sehingga produksi migas segera didapat dalam jangka pendek. Kita akan dukung penuh”, ujar Laode.
Laode juga menyampaikan agar percepatan kerja sama juga dilakukan untuk sumur idle dan sumur masyarakat sesuai arahan Bapak Menteri ESDM.
“Selain struktur idle, Pertamina juga agar terus lakukan upaya percepatan kerja sama operasi dan teknologi untuk sumur idle, dan upaya percepatan kerja sama produksi sumur minyak BUMD/Koperasi/UMKM. Kita akan dukung penuh, dan hal tersebut merpakan tindak lanjut Permen ESDM Nomor 14 tahun 2025 dalam rangka upaya peningkatan produksi jangka pendek”, tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








