Modal Cukup Rp10 Juta, Bisnis Agen Lion Parcel Patut Dilirik Pelaku UMKM

AKURAT.CO Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, sektor logistik mulai dilirik sebagai salah satu peluang bisnis baru bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Lion Parcel mengungkapkan calon mitra kini dapat membuka agen dengan modal awal sekitar Rp10 juta yang digunakan untuk kebutuhan branding dan saldo operasional.
PR & Corporate Communications Manager Lion Parcel, Kartika Honggono mengatakan, sistem kemitraan dirancang agar pelaku usaha dapat memperoleh pendapatan dari setiap transaksi pengiriman.
Baca Juga: Jastip Jadi Mesin Baru Logistik, Sekali Kirim Tembus 1.000 Paket
"Misalnya ongkir Rp10 ribu, agen bisa mendapatkan komisi sekitar 30 persen sesuai skema yang berlaku," kata Kartika dalam kunjungan media ke salah satu agen Lion Parcel, Rabu (10/6/2026).
Menurutnya, dana yang disetor mitra tidak sepenuhnya menjadi biaya hangus karena sebagian masuk sebagai saldo operasional yang dapat digunakan untuk transaksi pengiriman.
Berbeda dengan model waralaba tradisional, Lion Parcel juga memberikan pendampingan kepada mitra baru.
Program tersebut mencakup pelatihan penggunaan sistem, pengelolaan operasional, hingga strategi mendapatkan pelanggan.
"Setelah bergabung, ada training sekitar tiga sampai enam jam dan masa pendampingan selama enam bulan," ujar Kartika.
Perusahaan juga membantu pembuatan Google Business Profile dan peningkatan visibilitas lokasi agen agar lebih mudah ditemukan pelanggan.
Tidak hanya pembimbingan training, Lion Parcel menerapkan sistem tiering untuk mengukur performa agen.
Kategori tertinggi adalah Diamond yang diberikan kepada agen dengan omzet di atas Rp150 juta per bulan selama tiga bulan berturut-turut.
Model kemitraan logistik membuka peluang usaha baru dengan kebutuhan modal yang relatif lebih rendah dibandingkan membuka bisnis ritel skala besar.
Selain menghasilkan pendapatan langsung dari pengiriman, agen juga berpotensi memperoleh pelanggan tambahan dari layanan pendukung seperti penjemputan paket, pengemasan, hingga pembuatan peti kayu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








