Akurat Logo

Dua PLTU Disinyalir Jadi Biang Kerok Pemadaman Bergilir, Plt Dirjen Gatrik: Sudah Tidak Masalah

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 22 Juni 2026, 19:35 WIB
Dua PLTU Disinyalir Jadi Biang Kerok Pemadaman Bergilir, Plt Dirjen Gatrik: Sudah Tidak Masalah
Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Ketenagalistrikan, Tri Winarno

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan dua unit pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang sempat mengalami gangguan dan dikabarkan menjadi penyebab pemadaman bergilir.

Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Ketenagalistrikan, Tri Winarno mengatakan, dua PLTU tersebut adalah PLTU Cilacap 1 dan 4. Saat ini, pengoperasian dua PLTU tersebut sudah berangsur pulih.

Adapun, PLTU Cilacap 1 memiliki kapasitas daya sebesar 1x300 megawatt (MW), sedangkan Cilacap 4 atau unit 3A memili kapasitas daya sebesar 1x1.000 MW.

Baca Juga: Kementerian ESDM Siapkan Relaksasi Terukur Soal RKAB Batu Bara 600 Juta Ton, Ini Penjelasan Dirjen Minerba

“PLTU itu PLTU Cilacap 1 sama 4. Insyaallah sudah enggak ada masalah,” kata Tri di Kementerian ESDM, Senin (22/6/2026).

Tri menjelaskan, gangguan yang terjadi pada kedua unit pembangkit tersebut disebabkan oleh kegiatan pemeliharaan (maintenance). “Sebenarnya maintenance sih, maintenance,” tambahnya.

Lebih lanjut, Tri menegaskan, kondisi sistem kelistrikan saat ini telah kembali normal dan tidak ada lagi pemadaman bergilir yang dilakukan PLN. “Ini kan sudah normal. Enggak, insyaallah enggak, insyaallah enggak,” tutur Tri.

Diberitakan sebelumnya, PT PLN (Persero) terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan Jawa yang saat ini berangsur pulih. Upaya penormalan dilakukan melalui percepatan pemulihan gangguan pembangkit listrik serta pengamanan pasokan energi primer.

Direktur Utama PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa salah satu pembangkit listrik milik mitra swasta atau Independent Power Producer (IPP) yang mengalami gangguan operasional pada pekan lalu telah berhasil dipulihkan.

Pembangkit tersebut kembali beroperasi dan tersinkronisasi dengan sistem kelistrikan Jawa pada Minggu (21/6) pukul 18.00 WIB.

"Salah satu pembangkit besar yang sempat gangguan telah berhasil dipulihkan dan telah sinkron dengan sistem kelistrikan Pulau Jawa serta mulai memasok listrik untuk menambah keandalan sistem kelistrikan di Pulau Jawa.

"Dengan demikian, pemadaman bergilir yang terjadi pada minggu lalu saat ini telah berhasil diminimalisasi,” kata Darmawan dalam konferensi pers, Minggu (21/6/2026) malam.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.