Kacau Konser The Eras Tour Di Brasil: 2 Pengunjung Meninggal Hingga Taylor Swift Kesulitan Bernapas

AKURAT.CO - Setelah sukses menggelar konser The Eras Tour di berbagai negara, kini Taylor Swift mengalami masalah serius pada konsernya di Brasil.
The Eras Tour yang dilaksanakan di Rio de Janeiro itu dijadwalkan Taylor Swift akan dilaksanakan selama tiga kali, yakni 17-19 November 2023 di Estadio Nilton Santos.
Namun sayangnya, konser The Eras Tour tersebut tak berjalan semulus konser-konser Taylor Swift lainnya.
Banyak sekali kejadian mengerikan yang terjadi, mulai dari kematian penggemar hingga Taylor yang kesulitan bernapas saat tampil.
Baca Juga: Perhatikan Yang Boleh Dan Tidak, Saat Menonton Film Taylor Swift: The Eras Tour
Kematian 2 Swifties
Konser The Eras Tour hari pertama (17/11/2023) telah mencatat kejadian kelam yang sangat mengerikan.
Pasalnya, salah satu fans Taylor Swift yang biasa disebut Swifties kehilangan nyawanya.
Ialah wanita usia 23 tahun bernama Ana Clara Benevides Machado yang meninggal bahkan sebelum konser dimulai.
Ia dilaporkan pingsan karena suhu yang sangat panas, yakni mencapai 50 derajat celcius.
Benevides sempat mendapat pertolongan petugas medis di konser The Eras Tour, ia juga sempat dibawa ke rumah sakit.
Baca Juga: Mengejutkan, Taylor Swift Tiba-tiba Muncul Di Kansas City Buat Dukung Travis Kelce
Namun naasnya, nyawa Benevides tak bisa diselamatkan satu jam setelah ia pingsan.
Belum selesai kesedihan akibat kematian Benevides, Taylor Swift kemudian dikejutkan lagi dengan berita kematian satu penggemar lainnya, Gabriel Milhomem Santos.
Namun berbeda dengan Benevides, Santos tewas karena dibunuh pada Minggu (19/11) pagi ketika hendak menyaksikan konser The Eras Tour.
Santos diketahui dibunuh dengan ditikam saat sedang beristirahat di Copacabana Beach. Saat itu Gabriel sedang mengenakan friendship bracelets yang biasa digunakan Swifties.
Konser hari kedua Taylor Swift itu pun berlangsung dengan menyedihkan, terlebih ketika sesi akustik Taylor Swift menyanyikan lagu ‘Bigger Than The Whole Sky” yang ia persembahkan untuk penggemarnya yang tewas.
Taylor Swift kesulitan bernapas
Cuaca ekstrem yang melanda Brasil tak hanya dirasakan para penggemar Taylor Swift yang hadir di The Eras Tour, melainkan sang bintang pun turut merasakan kejamnya cuaca panas itu.
Hal itu tampak ketika Taylor Swift selesai membawakan lagu “Bejeweled”. Saat itu Taylor Swift terlihat kesulitan mengatur napasnya.
Kejadian itu pun membuat para penggemar Taylor khawatir. Pasalnya, sebelum sampai pada album Midnights, kulit Taylor Swift terlihat memerah ketika menyanyikan lagu “Bad Blood”.
Untungnya, Taylor Swift berhasil mempertahankan staminanya dan tetap tampil memukau di depan para penggemar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








