Penutupan Debat Capres Terakhir 2024 Jadi Sorotan, Rocky Gerung: Ketulusan Ada Pada Prabowo, Ganjar Simbol Keangkuhan

AKURAT.CO Penutupan debat capres terakhir 2024 masih menjadi topik hangat di media sosial, ditambah dengan penilaian Rocky Gerung terhadap ketiga capres memiliki perbedaan tersendiri.
Rocky Gerung merupakan seorang pengamat politik yang baru-baru ini menilai bahwa performa ketiga capres saat penutupan debat capres terakhir sangat menarik dan berbeda satu sama lain.
Salah satu penutupan debat capres terakhir yang menarik perhatian Rocky Gerung adalah sikap Prabowo Subianto karena menyampaikan maaf ke dua pasangan capres dan cawapres lainnya.
Dikutip akun X @Wow_Uno, Selasa (6/2/2024), mengunggah sebuah cuplikan video yang menampilkan Rocky Gerung, sosok pengamat politik terkenal dan dia mengaku sudah mengikuti lima kali debat capres dan cawapres.
Baca Juga: Profil Rocky Gerung, Akademisi yang Dipuji Ganjar Pranowo Sebagai Kritikus Terbaik
Rocky Gerung menilai bahwa acara debat terakhir sangat baik karena tidak terjebak dalam balas dendam yang tidak benar di atas panggung. Menurutnya, selama lima kali perdebatan, posisi capres Anies dinilai konsisten.
Namun, saat pernyataan penutupan Prabowo di debat terakhir dengan menyampaikan permintaan maaf kepada Anies dan Ganjar, Rocky Gerung menilai bahwa Prabowo memiliki hati yang benar-benar tulus.
"Yes, Anda boleh hina. Tetapi, seorang yang angkuh dan tiba-tiba menundukkan kepala serius mengatakan saya minta maaf mengatakan kepada Pak Anies. Itu soalnya," jelas Rocky.
Rocky Gerung menyatakan bahwa publik menyadari keinginan Prabowo untuk menang dalam satu putaran di Pilpres 2024, dansehingga dia mendapat perhatian yang lebih besar karena emosinya.
"Tapi, dia tahu publik menyoroti dia dalam dimensi emosi. Kesejukan ada pada Prabowo, kecerdasan ada pada Anies, Ganjar keangkuhan," ujar Rocky.
Menurut Rocky Gerung, Ganjar Pranowo di debat capres selalu menyinggung Prabowo terkait masalah HAM.
"Mestinya Ganjar, bilang, terimakasih selesai. Saya tidak akan komentari soal HAM. Biarkan mahasiswa dan guru-guru besar komentari," tambah Rocky.
Rpcky Gerung menyatakan bahwa pernyataan terakhir Ganjar dalam debat tampaknya bertujuan untuk memicu kemarahan publik.
Di sisi lain, Rocky juga menyinggung fakta bahwa Ganjar pernah berurusan dengan kasus HAM saat menjabat sebagai gubernur Jawa Tengah.
"Padahal, dia gak ngerti, dia itu pelaku pelanggaran HAM di Wadas, Gendeng. Kita mesti fair bilang itu tuh," lanjutnya.
Rocky Gerung menjelaskan beberapa poin penting dari sosok ketiga capres saat penutupan debat capres terakhi.
“Jadi sekali lagi saya kasih poin. Kecerdasan malam ini ada pada Anies. Ketulusan ada pada Prabowo. Keangkuhan ada pada Ganjar,” tegas Rocky.
Melihat viralnya cuplikan video penilaian Rocky Gerung sebagai pengamat politik, tentu saja mengundang warganet turut beri tanggapam karena beberapa tidak setuju dengannya.
“Rocky Gerung ternyata txxxxxxx sampai ke dengkul… Padahal Ganjar hanya mengutip pernyataan Jokowi saat debat capres 2019,” tulis @rodjixxxx.
“Ketxxxxxx ada pada Rocky Gerung, dia hanya pandai berdalih tapi fakta apa dedikasinya untuk bangsa ini. Wadas itu PSN yang bertanggungjawab PUPR langsung di bawah presiden. Jawa Tengah hanya lokasi lahan itu APBN tapi imbasnya ke provinsi korbannya Pemda setempat,” tulis @hatoyoxxxxxx.
“Rocky Geung tidak condong ke salah satu calon, tapi untuk membuka ruang berpikir,” balas @SayyFauzxxxx.
Itulah tangapan warganet terkait pernyataan Rocky Gerung yang sudah membuat ramai media sosial karena penilaiannya terhadap ketiga capres.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









