VIRAL Kasus Amy BMJ WNA Korsel, Diselingkuhi Saat Melahirkan hingga Anaknya yang Dibawa Kabur

AKURAT.CO Viral di media sosial kasus seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Amy BMJ yang curhat diselingkuhi oleh sang suami.
Dalam cuitannya di X, Amy BMJ mengaku rumah tangganya yang berusia 16 tahun terancam kandas di tengah jalan saat ia baru saja melahirkan anak keempatnya.
"Saya menikah selama 16 tahun. Saya mengetahui bahwa suami saya berselingkuh dengan seorang wanita yang dia ceritakan adalah PA-nya ketika saya melahirkan anak saya yang ke-4 sendirian," tulis Amy BMJ dikutip Rabu (6/3/2024).
Amy BMJ mengetahui sang suami berselingkuh dengan seorang yang disebut sebagai asistennya bernisial TE dan mengadakan pesta BBQ di rumahnya saat ia sedang melahirkan.
Baca Juga: Cara Qadha Puasa Ramadhan yang Jumlahnya Tidak Diketahui
Diketahui, selingkuhan sang suami merupakan seorang pendangdut Indonesia yang juga pernah terlibat kasus prostistusi.
Curhatan Amy BMJ juga mengundang simpati publik saat ia menceritakan bahwa anak bungsunya yang baru dilahirkannya dibawa paksa oleh suami dan selingkuhannya tersebut.
Bersama dengan ceritanya, Amy juga melampirkan video saat ia melabrak AW suaminya dan TE saat di rumah sakit swasta di kawasan Jakarta Selatan.
Dalam video itu terlihat ramai orang terutama pria yang berpakaian rapi selayaknya security, mengamankan Amy yang berteriak dihadapan TE yang menggendong bayinya.
Baca Juga: Disebut Kurang Paham tentang Mobil, Ini Profil Fitra Eri yang Dikenal sebagai Seorang Pembalap
Namun, usaha Amy tidak membuahkan hasil sang suami malah melindungi TE sehingga ia memustukan untuk menempuh jalur hukum dengan melaporkannya ke pihak berwajib atas kasus pengambilan paksa anak di bawah umur.
Tidak sampai di situ, kesedihan Amy pun makin bertambah ketika semua anaknya juga ikut dibawa oleh sang suami.
Kronologi Kasus Amy BMJ
Melalui sebuah utas yang diunggah di media sosial X oleh akun @amyinbattle pada Minggu (3/3/2024), Amy BMJ menceritakan kronologi kasus yang sedang dihadapinya.
Amy memperkenalkan dirinya sebagai seorang WNA Korea Selatan yang mempunya empat anak dan sedang tinggal di Indonesia.
Dalam ceritanya, tiga minggu sebelum melahirkan, sang suami AW memberi tahunya bahwa pernikahan mereka yang berumur 16 tahun sudah selesai.
AW lantas menyuruh Amy untuk meninggalkan rumah setelah melahirkan sebab ragu apakah bayi itu adalah anak mereka berdua.
Hingga pada November 2023 atau satu bulan setelah melahirkan, Amy dan bayinya di usir tanpa diceraikan oleh AW dari rumah yang juga ditempati oleh anak-anaknya dan mertuanya dengan pindah ke apartemen yang diketahui pernah ditempati oleh TE.
Kemudian pada 21 Januari 2024, AW mengatakan ingin melihat bayinya dan akan mengantarkan dua orang anak mereka lainnyal. Tetapi yang hadir hanya ibu mertuanya tanpa membawa anak Amy lainnya.
Baca Juga: Dalil Kewajiban Puasa Ramadhan dalam Al-Quran dan Hadits Nabi
Tidak terduga, bayi Amy lalu dibawah oleh ibu AW dan hingga saat ini tidak juga dikembalikan kepadanya, bahkan Amy juga tidak diperbolehkan untuk bertemu bayinya yang masih menyusui.
"Saya tidak tahu di mana anak-anak saya dan bagaimana kondisinya. Dia tidak lagi menyekolahkan semua anak saya dan memblokir saya dari telepon anak saya. Ketika saya bertanya kepada suami saya tentang anak-anak saya, dia tidak pernah memberi tahu saya,” curhat Amy.
Sampai tanggal 1 Maret kemarin, Amy akhirnya pergi ke rumah sakit di mana AW dan TE membawa anak pertama dan bayinya untuk vaksinasi, akan tetapi AW menghentikan tindakan Amy yang ingin mengambil bayinya.
"Selingkuhannya menolak memberikan bayi saya dan mencoba melarikan diri bersama bayi saya. Suami saya menolak pergi ke kantor polisi untuk menyelesaikan masalah ini, ia tidak mengizinkan saya menyusui bayi saya di rumah sakit karena kami sudah berada di rumah sakit selama hampir 7 jam," kata Amy.
"Polisi di dekat rumah sakit datang dan tidak bisa berbuat banyak. Pengacara, manajemen rumah sakit dan polisi mencoba meyakinkan dia untuk membicarakannya atau setidaknya membiarkan saya memberi makan bayi saya, tapi dia menolak semuanya.
Baca Juga: Tarif Tol Jakarta-Cikampek dan MBZ Naik Mulai 9 Maret, Ini Rinciannya
Setelah 7 jam dan banyak orang mencoba meyakinkannya, saya hanya bisa melihat bayi saya. Dia menggendong bayiku, dengan meja di antara kami dan hanya memberiku waktu 5 menit untuk melihat bayiku sendiri," ungkapnya.
Dalam video pendeknya, Amy mengatakan bahwa ia meminta bantuan kepada masyarakat Indoneisa untuk anaknya agar kembali dan memohon kepada suaminya agar menceraikannya dengan cara yang baik.
Sang suami, menurut Amy, merupakan petinggi perusahaan di Indonesia sementara dirinya bukanlah siapa-siapa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









