Akurat
Pemprov Sumsel

Viral Anak SMA Wisuda dengan Toga dan Pakai Selempang Gelar MIPA, Netizen Ramai Beri Komentar

Rahmat Ghafur | 28 Juni 2024, 16:46 WIB
Viral Anak SMA Wisuda dengan Toga dan Pakai Selempang Gelar MIPA, Netizen Ramai Beri Komentar

AKURAT.CO Baru-baru ini media sosial dihebohkan dengan video seorang lulusan SMA yang mengenakan toga dan selempang bertuliskan gelar MIPA.

Video tersebut pun viral dan menuai berbagai komentar dari netizen.

Baca Juga: VIRAL! Pria Gantung Diri dengan Mata dan Mulut Tertutup Lakban di Flyover Bandung

Dalam video yang beredar, terlihat seorang perempuan memakai toga dan selempang bertuliskan nama lengkap dan jurusannya, seolah-olah mendapatkan gelar seperti anak kuliah yang baru lulus.

Anak SMA tersebut juga mengenakan kebaya serta mahkota di kepalanya sambal memegang buket bunga yang sepertinya diberikan oleh sang kekasih dalam acara wisuda tersebut.

Penampilannya ini pun sontak menjadi sorotan netizen karena dianggap tidak sesuai dan terlalu berlebihan.

Netizen juga mengungkapkan bahwa seharusnya toga dan selempang hanya diberikan kepada mahasiswa yang telah meraih gelar sarjana.

Dengan adanya kejadian ini, momen tersebut tidak lagi terasa istimewa karena semua kalangan bisa melakukannya.

"Stop normalisasi wisuda pelajar make toga," tulis akun @nsw***.

"TOLONGLAH KEPADA PIHAK TK, SD, SMP, SMA, dll STOP ACARA WISUDA2 ITU, fyi di daerah rumah banyak ortu yg keberatan dengan biaya wisuda ni, terus kami sbg mahasiswa yg setengah mampus ngejar Sarjana, kit hati momen ini dinormalisasikan utk pelajar/siswa," ujar akun @ony***.

"Ini kyk nya bukan masalah di toga tapi di gelar nya itu lho. Dia sih belum tau rasanya capek ngejar dosen cuma buat minta tandatangan," kata akun @si_***.

"tolong hargain mereka yg mati²an kuliah demi ilmu dan gelar sarjana, kalo gni takutnya nanti "wisuda" ga ada nilainya," sambung akun @xxb**.

Di sisi lain, beberapa netizen juga memaklumi tindakannya dan beranggapan bahwa dia hanya ingin merayakan kelulusannya dengan cara yang berbeda.

"Positif thinking aja sih. Mungkin dia pengen kuliah di fakultas itu. Dengan dia buat selempang begitu, jadi doa. Di aamiin kan aja supaya adeknya bisa lanjut kuliah di jurusan yg dia minati. Jangan malah di hujat guys," jelas akun @wul**.

"Q malah seneng klo anakq dri TK sdah wisudaan pakai toga segala. Krn usia kan ga ada yg tw kpn exp. Mngkin saja suatu saat nnti qta ga bkal bisa lgi lihat anak" qta pakai toga. Iya klo usia qta nyampek pas anak sdah selesai kuliah, klo kagak ?!? Lagian ga ada salahnya toh cuman pakai toga/ wisudaan saja. Siapa tw juga ada yg ga bisa nerusin sekolahnya sampek kuliah. Ga usah terlalu naif dech jdii org," sahut akun @key***.

Klarifikasi Anak SMA yang Gunakan Toga dan Selempang

Menanggapi videonya yang viral, sang pemilik video akhirnya membuat klarifikasi. Dalam video klarifikasinya, dia mengakui kekeliruan dalam penulisan gelar di selempangnya.

Dia juga menjelaskan bahwa baginya, toga tidak hanya digunakan untuk sarjana, tetapi juga umum dipakai dalam upacara kelulusan di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA.

“Di internet juga banyak kok yang pakai selempang-selempang begituan. Itu, kan enggak ada undang-undangnya tuh. Terus enggak ada peraturan tersebut,” ucapnya.

Pemilik video viral wisuda SMA dengan toga dan selempang bertuliskan "Sarjana MIPA" mengakui kesalahannya dalam menggunakan gelar tersebut.

Ia mengaku hanya mengikuti teman-temannya yang juga menggunakan gelar MIPA saat wisuda.

Pemilik video ini menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat penggunaan gelar MIPA dalam selempangnya.

“Terkait MIPA, saya mengakui ikut-ikutan teman saya ketika lulus pakai MIPA. MIPA itu setahu saya salah satu jurusan umum ditawarkan di SMA yang mana jurusan MIPA fokus pada matematika, fisika, kimia, biologi. Jika MIPA itu sakral di sarjana, saya minta maaf atas ketidaknyamanannya,” ucapnya.

Baca Juga: VIRAL Aksi Goyang Ngebor 3 Remaja Perempuan di Panggung Wisuda Madrasah Pasuruan, Kemenag Turun Tangan ke TKP

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
D