Akurat
Pemprov Sumsel

VIRAL! Sederet Fakta Kasus Video Syur Oknum Guru dengan Siswi MAN 1 Gorontalo

Shalli Syartiqa | 25 September 2024, 19:48 WIB
VIRAL! Sederet Fakta Kasus Video Syur Oknum Guru dengan Siswi MAN 1 Gorontalo

 

AKURAT.CO Sebuah video syur yang menampilkan seorang guru dan siswi kelas 12 menjadi viral di media sosial setelah diduga direkam secara diam-diam oleh siswi lain.

Keduanya diketahui berasal dari Madrasah Aliyah Negeri 1 Kabupaten Gorontalo.

Saat ini, Polres Gorontalo telah menangani kasus tersebut setelah paman siswi yang terlibat melaporkannya.

"Sementara dalam proses pemeriksaan saksi-saksi," ungkap Wakapolres Gorontalo Kompol Ryan Hutagalung.

Dikutip dari berbagai sumber, Rabu (25/9/2024), berikut fakta-fakta video viral oknum guru dan siswi MAN 1 Gorontalo.

1. Oknum guru dinonaktifkan dari sekolah

Terkait kasus video tersebut, guru yang bersangkutan telah diberhentikan sementara dari tugas mengajar di madrasah setingkat SMA.

Baca Juga: Siap Dilantik Jadi Presiden, Prabowo Subianto Beri Dua Jempol

Selain itu, siswi yang terlibat juga telah dikeluarkan dari sekolah karena melanggar peraturan yang sebelumnya sudah disepakati bersama orang tua siswa dalam rapat.

"Oknum guru tadi saya sudah mengeluarkan Surat Keterangan (SK) jadwal mengajar saya nonaktifkan, jadi dia sudah tidak ada jadwal mengajar," jelas Kepala Sekolan MAN 1, Rommy Bau.

2. Memiliki hubungan asmara sejak 2022

Brigadir Jabal Nur, penyidik PPA Polres Gorontalo, menyatakan bahwa hubungan tak pantas antara guru dan siswinya telah berlangsung sejak September 2022.

Kejadian serupa terjadi lagi pada Januari 2024 di ruang terduga pelaku.

Selain itu, diketahui oknum guru dan siswi yang merupakan seoarang ketua osis di diduga menjalin hubungan asmara.

3. Tanggapan aktivis perempuan Gorontalo

Aktivis perempuan Gorontalo, Asri Nadjmudin, mengecam penyebaran video asusila tersebut di media sosial terutama karena pemerannya adalah anak di bawah umur.

Ia menilai bahwa video yang melibatkan anak di bawah umur tidak seharusnya disebarluaskan, apalagi wajah korban terlihat jelas.

Selain itu, ia juga meminta masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial dan mengingatkan orang tua agar lebih perhatian terhadap anak-anak mereka.

Baca Juga: Hizbullah Luncurkan Rudal ke Tel Aviv Usai Serangan Israel di Lebanon

"Anak harus diajarkan tentang batasan dalam bersosialisasi dengan orang lain. Sampaikan padanya bahwa tidak boleh ada orang lain yang menyentuh tubuh dan alat kelaminnya," jelas Asri.

"Bila ia mengalami hal tidak menyenangkan dari orang dewasa, seperti mendengar lelucon seksual atau dipaksa menonton pornografi, dorong ia untuk memberitahukannya pada Anda," tambahnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.