Akurat
Pemprov Sumsel

Viral Sosok Anggota DPRD Kabupaten Bogor Candra Kusuma dari Partai Demokrat, Diduga Terlibat Skandal Perselingkuhan Bertahun-tahun!

Iim Halimatus Sadiyah | 5 November 2024, 16:28 WIB
Viral Sosok Anggota DPRD Kabupaten Bogor Candra Kusuma dari Partai Demokrat, Diduga Terlibat Skandal Perselingkuhan Bertahun-tahun!

AKURAT.CO Candra Kusuma merupakan seorang anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Partai Demokrat, yang belakangan ini menjadi perbincangan hangat di media sosial X karena diduga melakukan perselingkuhan di rumah tangganya.

Dugaan perselingkuhan Candra Kusuma ini viral usai akun @nitaainir, yang mengaku sebagai putrinya, mengungkapkan rasa kecewanya kepada sang ayah melalui serangkaian cuitan.

Dikutip dari unggahan akun @nitaainir, Selasa (5/11/2024), dia menyatakan bahwa ayahnya, Candra Kusuma, telah berselingkuh dengan seorang wanita berinisial HH sejak 2010 silam.

Ia bahkan menyebut bahwa Candra memiliki empat anak dari hubungan tersebut. Cuitan yang diposting pada 4 November 2024 itu dengan cepat mendapat perhatian besar dari warganet.

Baca Juga: Candra Kusuma Anggota DPRD Bogor Diduga Terlibat Skandal Perselingkuhan, Ini 5 Etika Wakil Rakyat Menurut Islam

"Rasanya sakit melihat ini. Setiap Bunda saya menggandeng ayah saya, selalu mukanya tidak enak. Tapi dengan wanita ini tampak bahagia," tulis @nitaainir, dengan menandai akun Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Jansen Sitindaon, dalam cuitannya.

Akun @nitaainir juga mengungkapkan rasa terkejutnya saat mengetahui bahwa ayahnya adalah direktur sebuah perusahaan besar, namun dia merasa bahwa ayahnya selama ini telah menyembunyikan gaya hidup mewahnya.

Bahkan, akun yang mengaku sebagai putrinya itu juga membagikan foto Candra Kusuma yang digunakan dalam kampanye Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.

"Punya bapak ternyata nikah sama cewe lain, sampe punya anak 4 dari tahun 2010, dan ternyata selama ini dia orang kaya, alias direktur, sekarang jadi DPRD Kabupaten Bogor. gemeter sebadan ya Allah jahat banget," jelasnya.

Baca Juga: Kata Kunci 'Yandex Browser' Viral, Islam Larang Menontonnya Jika Isinya Video Syur

Selain membagikan foto Candra Kusuma, anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Daerah Pemilihan (Dapil) II, akun @nitaainir juga memposting foto seorang wanita yang diduga sebagai selingkuhannya bernama Heni Hendika.

"Assalamualaikum @PDemokrat mau ngelaporin salah satu orangmu, namanya Chandra Kusuma sebagai DPRD Kabupaten Bogor, beliau ini masih tercatat sebagai ayah saya dan ketauan selingkuh mulai 2010. Lebih tepatnya sudah menikah dengan wanita lain yang bernama Heni Hendika," tulis akun tersebut.

Dalam cuitan yang sama, @nitaainir juga mengkritik sikap ayahnya yang jarang berkomunikasi, bahkan hanya menghubungi sekali dalam sebulan, itu pun tanpa menunjukkan perhatian yang konsisten.

Sebagai bukti dia adalah putrinya, akun tersebut juga membagikan beberapa tangkapan layar pesan singkat yang tak pernah direspons oleh Candra Kusuma.

Akun tersebut juga membagikan percakapan dengan wanita yang diduga sebagai selingkuhan ayahnya, Heni Hendika, dengan tujuan meminta keterangannya secara jelas.

"Heni Hendika, jangan mentang-mentang ye, aku dah tanya baik-baik, malah melindungi Candra Kusuma! Aku cuma mau mempertahankan hak keluargaku!!" tegasnya.

Melihat tidak ada respons dari Candra Kusuma atau Heni Hendika, maka akun @nitaainir yang mengaku sebagai putrinya berani untuk mengunggah foto ayahnya dan meminta bantuan kepada akun @PDemokrat.

Melihat cuitannya yang viral dan ramai, @nitaainir menambahkan bahwa akun Sekretaris Departemen IV DPP Demokrat, @Hasbil_Lbs, sudah membantunya untuk mencari ayahnya, Candra Kusuma.

"Sudah dibantu oleh pak @Hasbil_Lbs lebih lengkapnya, mohon doanya semoga ada titik terang, semoga bisa melihat muka ayah saya secara langsung, dan semoga saya mendapatkan penjelasan dari ayah saya tentang hal itu dengan jelas," ungkapnya.

Dengan adanya pengakuan dari sang putri, hingga kini belum ada informasi lebih lanjut mengenai Candra Kusuma yang sudah bertemu atau belum dengan anaknya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.