Akurat
Pemprov Sumsel

Tanah Taman Safari Milik Siapa? Viral Dugaan Eksploitasi Mantan Pemain Sirkus OCI, Begini Kronologinya!

Iim Halimatus Sadiyah | 17 April 2025, 12:05 WIB
Tanah Taman Safari Milik Siapa? Viral Dugaan Eksploitasi Mantan Pemain Sirkus OCI, Begini Kronologinya!

AKURAT.CO Pertanyaan tanah Taman Safari Indonesia milik siapa menjadi perbincangan masyarakat saat ini karena adanya dugaan eksploitasi mantan pemain sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI).

Beberapa mantan pemain sirkus OCI Taman Safari mulai mengungkapkan kisah sedih yang mereka alami selama beberapa tahun lalu.

Selama bertahun-tahun bekerja sebagai pemain sirkus OCI di Taman Safari Indonesia, mereka mengaku menerima tindakan kekerasan sejak 1970 silam.

Baca Juga: VIRAL Pengunjung Taman Safari Beri Makan Sampah Plastik ke Kuda Nil, Netizen Geram

Cerita menyedihkan itu mereka ungkapkan saat bertemu dengan Wakil Menteri HAM, Mugiyanto, di Kantor Kementerian HAM, Jakarta, pada Selasa (15/4/2025). 

Usai pertemuan tersebut, Mugiyanto membagikan kisah mereka melalui akun Instagram pribadinya, @mugiyanto.official, pada Rabu (16/4/2025). 

Dikutip dari Instagramnya, Salah satu mantan pemain sirkus bernama Butet menceritakan bahwa dirinya pernah mengalami kekerasan fisik, bahkan sampai diberi kotoran gajah.

Baca Juga: Profil Anggota DPRD Sumut Megawati Zebua, Viral Usai Cekcok dengan Pramugari Wings Air

"Sempat saya sampai dirantai kaki pakai rantai gajah yang besar itu. Pernah juga di dalam situ dijulurin kotoran gajah," ungkap Butet, dikutip dari tayangan video singkat postingan Mugiyanto.

"Saya disetrumin, Pak, di badan saya, kelamin saya disetrumin. Sampai saya jatuh lemas, akhirnya dipasung, Pak, selama dua minggu," jelasnya sambil menangis.

Kekerasan di Taman Safari juga dialami oleh, Fifi, putri dari Butet, yang sejak lahir tidak tak pernah tahu siapa orang tuanya karena ia tumbuh besar di dunia sirkus.

Sejak kecil, Fifi sudah dipekerjakan oleh salah satu petinggi OCI. Ketika dewasa, Fifi baru mengetahui bahwa Butet adalah ibunya. 

Selama berada di dunia sirkus, Fifi justru mengalami berbagai bentuk kekerasan, salah satunya disetrum. 

"Saya disetrumin, Pak, di badan saya, kelamin saya disetrumin. Sampai saya jatuh lemas, akhirnya dipasung, Pak, selama dua minggu," ungkapnya.

Mantan pemain sirkus lainnya, Ida Yani, juga membagikan kisah sedihnya selama berada di dunia sirkus. 

Ida menceritakan bahwa ia pernah jatuh dari ketinggian sekitar 15 meter saat tampil dalam pertunjukan sirkus di Lampung.

Insiden itu membuat tulang belakangnya patah dan menyebabkan kelumpuhan. Sejak kejadian tersebut, Ida harus menjalani hidup dengan bantuan kursi roda hingga sekarang.

Baca Juga: VIRAL Video Dokter Kandungan Lecehkan Pasien Saat USG, Ini Kata Dinkes Garut

"Saat itu saya main Trapeze, akrobatik di udara itu. Saya jatuh, pada saat saya sium, ternyata saya patah tulang belakang," ujar Ida.

Kisah mantan pemain sirkus OCI tersebut membuat para penonton geram dan mencari sosok pemilik Taman Safari Indonesia.

Pemilik Taman Safari Indonesia mendapat kecaman, karena adanya dugaan eksploitasi mantan pemain sirkus berapa tahun silam.

Dikutip berbagai sumber, Kamis (17/4/2025), berikut ini sosok pemilik Taman Safari Indonesia yang diduga memiliki keterkaitan dengan adanya kekerasan terhadap mantan pemain sirkus OCI.

Baca Juga: VIRAL Dokter Kandungan di Garut Lecehkan Pasien saat USG, Begini Kronologi Pengakuan Korban dan Bukti CCTV!

Siapa Pemilik Taman Safari Indonesia?

Pemilik Taman Safari Indonesia adalah keluarga Manansang, yakni Jansen Manansang, Frans Manansang, dan Tony Sumampau, yang menjadi pewaris usaha dari ayah mereka, Hadi Manansang.

Awalnya, Hadi bersama ketiga putranya menjalankan bisnis sirkus keliling. Mereka sering mengadakan pertunjukan di berbagai tempat seperti alun-alun, kelenteng, lapangan, hingga komunitas Tionghoa.

Pada tahun 1963-1964, Hadi mendirikan grup sirkus bernama Bintang Akrobat dan Gadis Plastik. 

Tiga tahun setelahnya, ia memperkenalkan pertunjukan bernama Oriental Show yang kemudian berubah nama menjadi Oriental Circus Indonesia (OCI) pada tahun 1972.

Suatu hari, Tony Sumampau pernah digigit harimau sirkus saat ikut sang ayah bekerja dan belajar melatih hewan. 

Kejadian itu membuat Hadi segera membawa Tony ke Australia untuk mendapatkan perawatan medis.

Saat berada di Australia, Hadi sempat mengunjungi taman safari dan kebun binatang yang beroperasi di sana. 

Dari pengalamannya itu, ia mulai terinspirasi untuk mendirikan kebun binatang sendiri di Indonesia.

Saat ini, Jansen Manansang ditetapkan memiliki posisi sebagai direktur sekaligus pengelola Taman Safari Indonesia yang berlokasi di Puncak, Bogor.

Itulah kronologi lengkap dugaan eksploitasi mantan pemain sirkus OCI yang membuat masyarakat penasaran dengan sosok pemilik Taman Safari Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.