Akurat
Pemprov Sumsel

3rd Gymnastic Indonesia Open 2024 Jadi Oase Bagi Atlet Trampolin di Tengah Minimnya Kompetisi

Leo Farhan | 13 Juli 2024, 11:00 WIB
3rd Gymnastic Indonesia Open 2024 Jadi Oase Bagi Atlet Trampolin di Tengah Minimnya Kompetisi
 
AKURAT.CO Kehadiran 3rd Gymmnastics Indonesia Open 2024 ternyata bisa menjadi angin segar bagi para atlet disiplin trampolin di Tanah Air.
 
Bahkan event tahunan bergengsi yang diinisiasi oleh Pengurus Besar Persatuan Senam Indonesia (PB Persani) atau Gymnastics Indonesia ini juga merupakan oase di tengah minimnya kompetisi.
 
 
Peraih dua medali emas kategori open putra dan freestyle putra, Yudha Tri Andika, menjelaskan bahwa kejuaraan seperti ini sudah lama dinantikan.
 
"Indonesia Open ini turnamen yang sangat kami nantikan. Persiapan saya buat tampil di sini sekitar lima bulan," kata atlet GRDX Persani Kota Bekasi itu di Bounce Street, Kelapa Gading, Jumat (12/7/2024).
 
"Fokus latihan agar bisa meraih hasil maksimal dan alhamdulillah, saya bisa mendapatkan dua keping emas dan satu perunggu.
 
Ini adalah kali pertama disiplin trampolin dan parkour dipertandingkan di Indonesia Terbuka. Pada edisi pertama gelaran Indonesia Terbuka hanya mempertandingkan disiplin artistik, dan setahun setelahnya Gymnastics Indonesia menambah disiplin ritmik dan aerobik.
 
Ketua Umum Gymnastics Indonesia, Ita Yuliati, mengatakan masuknya disiplin trampolin di Indonesia Terbuka merupakan komitmen PB Persani dalam melakukan pembinaan atlet gymnastics di Tanah Air.
 
Apalagi, trampoline merupakan salah satu dari tiga disiplin yang dipertandingkan di Olimpiade selain artistik dan ritmik.
 
"Ada tiga faktor yang perlu diperhatikan, yaitu atlet, pelatih, dan juri. Ini menjadi concern Gymnastics Indonesia," kata Ita menjelaskan.
 
"Pekerjaan rumah kami masih banyak, tapi saya berharap untuk semua atlet jangan pernah menyerah untuk berlatih."
 
Sementara itu, peraih medali emas di kategori freestyle putri dan level tiga trampolin putri, Kyala Nathania Lim, menyebut bahwa hasil ini menunjukkan bahwa kerja kerasnya selama ini akhirnya terjawab.
 
 
Pasalnya, lantaran minimnya kompetisi di Tanah Air sempat membuat atlet GRDX Bandung tersebut sempat vakum beberapa bulan, sebelum akhirnya mendapat kabar Indonesia Terbuka 2024 resmi mempertandingkan disiplin trampolin.
 
"Jujur kaget dan persiapan saya hanya satu bulan, dari situ saya mulai fokus berlatih. Senang banget akhirnya bisa mendapatkan medali emas," kata Kyala.
 
"Ini sangat berarti buat saya karena sudah lama ingin ikut berkompetisi dan ada Indonesia Open. Emas ini menunjukkan bahwa kerja keras aku selama latihan terjawab."
 
Kejuaraan 3rd Gymnastics Indonesia Open 2024 telah merampungkan pertandingan pada disiplin artistik, ritmik, aerobik, dan trampolin.
 
Setelah itu, masih ada disiplin parkour yang akan dipertandingkan di Halaman Kementerian Pemuda dan Olahraga pada 13-14 Juli.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
R