Woodball menjadi cabang olahraga yang resmi dipertandingkan untuk pertama kalinya pada ajang PON.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jakarta, Andri Yansyah, menyoroti perkembangan woodball di DKI Jakarta yang semakin dikenal dan diminati.
Menurutnya, woodball adalah cabang olahraga baru yang memerlukan perjuangan panjang untuk bisa dipertandingkan di PON.
"Terutama sejak dipegang oleh Ibu Dewi, woodball sudah mulai tersosialisasi, diketahui, dan membudaya. Harapannya, ke depan kita bisa merumuskan strategi agar woodball menjadi salah satu mata pelajaran di sekolah-sekolah. Ini adalah salah satu upaya untuk meningkatkan prestasi woodball tidak hanya di tingkat PON," katanya dalam acara pelepasan yang digelar di Hotel Pullman, Menteng, Kamis (5/9/2024).
Andri menyampaikan, pada ajang PON XII Aceh-Sumut merupakan kesempatan berharga bagi para atlet utusan Provinsi Jakarta untuk unjuk kebolehan.
Pasalnya, para atlet Jakarta dikenal memiliki kemampuan di atas rata-rata dan dapat menjadi tulang punggung untuk berlaga di ajang internasional seperti SEA Games pada 2025 mendatang.
"Insya Allah melalui PON XXI Tahun 2024 ini, ada atlet-atlet DKI Jakarta yang membawa nama baik Indonesia di SEA Games tahun depan," ucapnya.
Dia menuturkan, para atlet DKI Jakarta yang terpilih berangkat ke PON XII Aceh-Sumut membawa amanah dari lebih dari 10 juta warga Jakarta yang mendukung mereka.
Termasuk atlet woodball, lanjut dia, semoga mendapat sukses di PON XXI Aceh-Sumut 2024.
"Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Insya Allah tahun 2025 kalian bisa menjadi atlet yang membawa nama Indonesia," kata Andri.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Indonesia Woodball Association (IWBA) Jakarta, Marulina Dewi, menyampaikan, cabang olahraga woodball menjadi sejarah bagi Jakarta dan Indonesia.
Untuk pertama kalinya, woodball resmi dipertandingkan di ajang PON dan Jakarta berhasil mengirimkan enam atlet beserta tim pendukung yang terdiri dari pelatih, asisten pelatih, manajer, dengan total sembilan orang.
"Ini sangat bersejarah bagi woodball Jakarta, khususnya Indonesia, karena ini tahun pertama woodball masuk sebagai cabang olahraga di PON. Jakarta berhasil mengirimkan enam atlet, satu pelatih, satu asisten pelatih, dan satu manajer untuk mengikuti empat dari tujuh nomor pertandingan yang akan digelar di PON 2024 Aceh-Sumut," ujar Dewi.
Ia menjelaskan, kesiapan tim Jakarta tidak lepas dari persiapan panjang yang telah dilakukan, termasuk training camp selama berbulan-bulan sepanjang tahun ini, setelah mengikuti pra-PON sebelumnya.
Berdasarkan penetapan dari KONI, Jakarta mendapat kuota lima atlet putra dan satu atlet putri, serta tim pelatih dan manajer.
Selain training camp, tim juga menjalani serangkaian uji coba tanding persahabatan di luar negeri, yaitu di Malaysia dan Thailand serta latihan tanding di Jawa Timur.
"Mudah-mudahan ini menjadi suntikan semangat buat kita untuk berjuang menghadapi PON dan bisa menghadiahkan medali emas untuk Jakarta. Kami menargetkan dua emas," tutur Dewi.
Atlet Jakarta akan berkompetisi di empat nomor pertandingan yakni, Single Stroke Putri, Single Stroke Putra, Tim Fairway atau grup putra, dan Ganda Putra-Putri.
Dewi menyebutkan bahwa nomor unggulan tim Jakarta adalah Single Stroke Putri, Single Stroke Putra dan Tim Fairway.
"Dengan persiapan yang matang dan dukungan penuh dari berbagai pihak, kita berharap para atlet woodball DKI Jakarta dapat tampil maksimal dan membawa pulang medali emas untuk ibu kota di ajang PON XXI Aceh-Sumut 2024," pungkasnya.