Akurat
Pemprov Sumsel

Adiknya Minta Jemput Sebelum Tewas Dianiaya Senior di Ponpes Al Hanifiyah Kediri, Begini Tanggapan Sang Kakak!

Iim Halimatus Sadiyah | 28 Februari 2024, 10:16 WIB

AKURAT.CO Viralnya kasus santri Bintang Balqis Maulana yang tewas dianiaya 4 senior di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hanifiyah Kediri, telah membuat warganet bertanya-tanya keberadaan keluarganya saat korban minta jemput.

Sebelum tewas dianiaya, Bintang Balqis Mualana sempat minta jemput ibunya karena sudah tidak kuat berada di Ponpes Al Hanifiyah, namun keluarganya tak kunjung datang.

Oleh sebab itu, banyak warganet yang menyalahkan sikap sang ibu seperti tidak peduli, hingga kakak dari Bintang Balqis Maulana membuat klarifikasi terkait alasan tidak menjemput adiknya sebelum tewas dianiaya di Ponpes Al Hanifiyah.

Baca Juga: Terungkap Motif Pelaku Aniaya Santri di Kediri hingga Tewas, 4 Tersangka Sudah Diamankan Polisi!

Dikutip dari akun Instagram kakak Bintang, @muhamadilham_22, mengunggah foto klarifikasi untuk menjelaskan kesalahpahaman warganet dengan isi pesan terakhir adiknya yang sudah viral tersebar luas karena minta jemput di Ponpes Al Hanifiyah.

Ilham mengatakan bahwa situasinya saat itu dia sudah ingin menjemput adiknya tersebut, namun Bintang Balqis Maulana kembali memberi kabar bahwa dia baik-baik saja dan tidak jadi minta jemput.

“Memang betul adik saya pernah bilang ke ibu kalau almarhum minta dijemput, dan saya sebagai kakaknya sudah mau berangka menjemput adik saya waktu itu, tapi adik saya tiba-tiba telfon, almarhum bilang kalau ‘tidak usak dijemput, Bintang sudah betah di sini,’ lalu mama saya mengabari pihak pondok agar almarhum Bintang segera dipulangkan naik travel,” tulisnya.

Melihat perubahan sikap adiknya yang tidak jadi minta dijemput, membuat sang ibu langsung memberi kabar ke pihak Ponpes agar anaknya dikirim pulang saja menggunakan travel.

Baca Juga: Pengakuan Ponpes Al Ishlahiyyah Soal Tewasnya Bintang: Bukan Santri Kami, Kejadian Berada di Luar Pesantren

Namun sejak kabar terakhir itu, pihak Ponpes Al-Hanifiyah tidak pernah memberi kabar lagi apakah Bintang sudah dipulangkan atau belum.

“Pihak Pondok menjawab ‘iya nanti sepulang sekolah,’ ibu saya menunggu kabar dari pesantren tetapi tidak ada kabar lagi,” lanjut Ilham menjelaskan.

Salah satu alasan yang membuat sang ibu tidak bisa menjemput almarhum Bintang, yaitu karena memiliki anak yang masih berusia 7 bulan dan juga pekerjaannya sebagai asisten rumah tangga (ART) di Bali.

“Ibu saya memang benar-benar tidak bisa menjemput karena sedang mengasuh bayinya yang umur 7 bulan, ditambah lagi ibu saya kerja jadi ART di Bali,” kata Ilham.

Ilham meminta maaf kepada warganet dan memohon agar tidak menyalahkan sang ibu yang tidak bisa menjemput Bintang tepat waktu.

Selain itu, Ilham juga meminta bantuan warganet agar bisa mengawal kasus almarhum Bintang Balqis Maulana agar bisa ditindaklanjuti.

“Saya mewakili keluarga mohon maaf sebesar-besarnya, mari kita kawal kasus almarhum Bintang Balqis Maulana sampai menemukan titik terang, dan kita serahkan semuanya kepada pihak berwajib,” tambahnya.

Itulah klarifikasi dari Muhamad Ilham sebagai kakak dari almarhum Bintang, agar warganet tidak lagi menyalahkan ibunya yang sudah berusaha untuk memulangkan adiknya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.