Akurat
Pemprov Sumsel

Heru Budi Soal Sewa Kios Skybridge Tanah Abang Naik: Saya Serahkan ke Sarana Jaya

Citra Puspitaningrum | 11 Oktober 2024, 22:34 WIB
Heru Budi Soal Sewa Kios Skybridge Tanah Abang Naik: Saya Serahkan ke Sarana Jaya

AKURAT.CO Pejabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, mengaku tak bisa mengintervensi terlalu jauh terkait kenaikan harga sewa kios di Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang, Jakarta Pusat, sekaligus penyegelan kios oleh pihak pengelola JPM Perumda Sarana Jaya.

Sebab, kios di JPM Tanah Abang dikelola oleh BUMD DKI Jakarta, yakni Perumda Sarana Jaya. Proses sewa di JPM tersebut tergolong business to business (B2B) antara pedagang dengan Sarana Jaya.

"Sarana Jaya nanti tanya. Ya, karena ini kan B2B, proses perusahaan. Saya tidak bisa turut campur," sebutnya kepada awak media, Jumat (11/10/2024).

Baca Juga: Ridwan Kamil Minta Kasus Penyegelan Kios Tanah Abang Diselesaikan dengan Musyawarah

Kendati demikian, dia sudah mengetahui informasi soal kenaikan harga sewa dan penyegelan kios tersebut. Dia mengeklaim, persoalan tersebut bakal dirampungkan langsung oleh Sarana Jaya.

"Saya sudah dapat juga laporan, ya nanti diselesaikan sama Sarana Jaya," tutur Heru.

Sebelumnya, ratusan pedagang di Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) alias Skybrigde Tanah Abang menggelar aksi menuntut diturunkan harga sewa lapak, pada Kamis (10/10/2024). Aksi itu dilupakan sebagai bentuk protes kepada pengelola.

Ketua Asosiasi Pedagang, Muhammad Jimmy Rory mengatakan, pihaknya meminta pengelola JPM dalam hal ini dipegang BUMD DKI Perumda Sarana Jaya dapat menurunkan harga sewa lapak.

"Jadi tuntutan kami hari ini yaitu meminta diturunkan harga sewa dari Rp1.443.000 menjadi Rp800.000," kata Jimmy di JPM Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (10/10/2024).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.