Kanal Banjir Barat Dikeruk, Jakarta Siap Bebas Banjir

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi Jakarta mempercepat pengerukan Kanal Banjir Barat (KBB) sebagai langkah strategis menekan risiko banjir.
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memastikan proyek tersebut tidak boleh gagal maupun tertunda.
"Ini tempat yang sangat strategis untuk mengatasi persoalan banjir di Jakarta karena menjadi titik pertemuan Sungai Ciliwung dan Kali Krukut," katanya, usai meninjau pengerukan KBB di Kawasan Kebon Melati, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026).
Pramono menyebut pengerukan Kanal Banjir Barat sebagai program prioritas yang langsung berada di bawah pengawasan wali Kota Jakarta Pusat serta Dinas Sumber Daya Air. Ia bahkan memberi instruksi tegas agar proyek berjalan tanpa hambatan.
"Tidak boleh gagal, tidak boleh mundur," katanya.
Baca Juga: Kebut Revitalisasi, Rano Karno Siap 'Ngantor' di Kota Tua Jakarta
Dalam pengerukan Kanal Banjir Barat, Pemprov Jakarta memanfaatkan periode penurunan curah hujan, mulai pertengahan April hingga September. Sebagaimana diprediksi BMKG.
Langkah ini diharapkan mampu mempercepat aliran air menuju laut sehingga mengurangi potensi genangan. Namun, Pramono mengingatkan faktor rob masih menjadi ancaman yang dapat menghambat aliran air.
"Kalau di sini ada rob, air tetap tidak bisa turun ke laut," katanya.
Kanal Banjir Barat sendiri merupakan infrastruktur vital pengendali banjir Jakarta. Sistem ini mengalirkan dan menampung sebagian debit air dari Sungai Ciliwung serta saluran penghubung lainnya.
Aliran dimulai dari Pintu Air Manggarai kemudian mengarah ke barat melewati kawasan padat seperti Tanah Abang hingga Grogol, sebelum bermuara di laut melalui Muara Angke.
Baca Juga: Pramono: MRT Jadi Kunci Perubahan Wajah Kota Tua Jakarta di 2029
Dengan optimalisasi fungsi kanal, beban drainase di pusat kota diharapkan berkurang signifikan. Pengerukan rutin dilakukan untuk mengangkat sedimen, lumpur dan sampah yang mengendap, sehingga kapasitas tampung dan kelancaran aliran air tetap terjaga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








