Pemkot Tangsel Gandeng BSSN, Amankan Data Masyarakat pada Layanan Tangsel One

AKURAT.CO Pemerintah Kota Tangerang Selatan menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk melakukan pengamanan data masyarakat dalam layanan Tangsel One.
Sebelumnya, Pemkot Tangsel telah meluncurkan inovasi berbasis Artificial Intelligence (AI) Tangsel One, beserta HELITA atau Hello Kita Tangsel, sebagai bagian dari transformasi digital pelayanan publik.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel, Tb. Asep Nurdin, mengatakan, kerja sama dengan BSSN diperlukan sebagai komitmen Pemkot Tangsel untuk melindungi data pribadi masyarakat.
"Kami juga sudah bekerja sama dengan BSSN. Dalam rangka untuk menemukan kerentanan atau celah-celah yang bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak berkenan, seperti judi online dan sebagainya," kata Asep, di Gedung Utama Pemkot Tangsel, Kamis (30/4/2026).
Menurutnya, kerja sama dilakukan sebagai upaya pemerintah dalam mencegah adanya kebocoran data dan informasi yang ada pada layanan Tangsel One. Karena layanan berbasis digital tidak lepas dari kerentanan.
Baca Juga: Arah Pembangunan Tangsel 2027: Fokus Benahi Banjir dan Sampah, Layanan Digital Terpadu Dikebut
"Apalagi terkait dengan perlindungan data pribadi. Ini penting, jangan sampai data yang di-upload malah disalahgunakan," kata Asep.
Ia menyebut saat ini dari sisi aspek keamanan sistem sudah terenkripsi. Namun, pihaknya masih terus melakukan pengamanan, sehingga tidak akan ditemukan celah kebocoran data.
"Dan ini juga sedang proses. Kalau kemarin kami juga sudah, selain beberapa rekanan kita di luar, baik internal dan eksternal," ujar Asep.
Ia menambahkan, seperti yang telah diketahui oleh masyarakat luas, bahwa sering kali website milik pemerintah disusupi dengan iklan-iklan judi online dan sebagainya.
Sehingga, ke depan Pemkot Tangsel terus melakukan pengamanan data masyarakat dan menjadikan Tangerang Selatan sebagai kota yang mudah diakses dan kota yang melayani warganya dengan baik.
Baca Juga: Masyarakat Diminta Sabar, Pembangunan PSEL Tangsel Bermanfaat untuk Lingkungan dan Masa Depan
"Tentu dengan cepat dan dengan prinsip berkeadilan," kata Asep.
Sebelumnya, Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, mengatakan, layanan publik berbasis AI, Tangsel One, menghadirkan asisten digital bernama HELITA yang akan membantu masyarakat.
Melalui layanan satu pintu dengan mengirim pesan kepada HELITA di nomor 085177000141, masyarakat dapat memperoleh informasi pemerintahan, menyampaikan aspirasi, melakukan pengaduan, membantu proses perizinan, mengetahui program daerah, hingga mendapatkan berbagai informasi penting mengenai kota secara lebih praktis dan efisien.
Nantinya, HELITA sebagai asisten digital akan mendampingi masyarakat dalam mengakses layanan pemerintah. Menurut Benyamin, HELITA bukan sekadar fitur tambahan, namun wajah baru pelayanan publik Kota Tangerang Selatan.
"HELITA hadir untuk membantu masyarakat menemukan informasi, menjawab pertanyaan, mengarahkan kebutuhan layanan, dan memberikan respons yang cepat selama 24 jam setiap hari," kata Benyamin.
Baca Juga: Berkat MBG, UMKM Pemasok Ikan di Tangsel Makin Moncer Tambah Karyawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








