SPMB Jakarta 2026 Dibuka, Masyarakat Diminta Pantau Laman Resmi Disdik Jakarta

AKURAT.CO Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jakarta menegaskan bahwa seluruh proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027, tidak dipungut biaya dan harus terbebas dari praktik gratifikasi. Masyarakat diminta mengikuti seluruh tahapan sesuai prosedur resmi yang telah ditetapkan pemerintah.
Kepala Dinas Pendidikan Jakarta, Nahdiana, mengatakan proses penerimaan murid baru tahun ini dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip transparansi, keadilan, dan akuntabilitas. Karena itu, masyarakat diimbau tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di luar kanal resmi Dinas Pendidikan.
"Kami menegaskan, SPMB tidak dipungut biaya dan tidak boleh ada gratifikasi dalam bentuk apa pun. Masyarakat kami minta mencermati jadwal, mengikuti prosedur resmi, dan tidak percaya pada informasi di luar kanal resmi Dinas Pendidikan," kata Nahdiana kepada wartawan, Senin (15/6/2026).
Baca Juga: Cara Daftar SPMB Jakarta 2026 secara Online, Simak Tahapannya dari Awal hingga Daftar Ulang
Dia menjelaskan, pendaftaran penerimaan murid baru untuk Tahun Ajaran 2026/2027 dijadwalkan mulai berlangsung pada 15 Juni 2026. Sebelumnya, tahapan pengajuan akun dan verifikasi Kartu Keluarga (KK) telah dilakukan secara bertahap sesuai jenjang pendidikan.
"Untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), proses tersebut dimulai pada 18 Mei 2026, kemudian Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada 25 Mei 2026, serta Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pada 2 Juni 2026," jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, SPMB menyediakan sejumlah jalur penerimaan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi calon peserta didik. Salah satunya, Jalur Domisili mempertimbangkan lokasi tempat tinggal calon murid, dengan memperhatikan sebaran domisili dan daya tampung sekolah.
"Jalur Mutasi diperuntukkan bagi anak dari keluarga yang orang tuanya berpindah tugas, termasuk anak guru maupun tenaga kependidikan yang ingin bersekolah di tempat orang tuanya bertugas," ucapnya.
Disdik Jakarta juga menerapkan sistem pendaftaran yang berbeda sesuai jenjang pendidikan. Untuk sekolah negeri jenjang SD, SMP, SMA, SMK, serta sekolah swasta yang mengikuti program SPMB Bersama, seluruh proses dilakukan secara daring.
Adapun untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Luar Biasa (SLB), dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), pelaksanaan dilakukan secara hibrida atau kombinasi daring dan luring. Sementara itu, SPMB Sekolah Swasta Gratis dilaksanakan secara luring.
Baca Juga: SPMB Jakarta 2026 Jenjang SMA Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Dokumen yang Harus Disiapkan
Penggunaan sistem digital dalam proses penerimaan peserta didik diharapkan dapat meningkatkan kemudahan akses bagi masyarakat sekaligus memperkuat transparansi pelaksanaan seleksi.
Dengan mekanisme tersebut, setiap tahapan dapat dipantau secara terbuka sehingga meminimalkan potensi penyimpangan dalam proses penerimaan murid baru.
"Untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar, Disdik Jakarta menyediakan berbagai kanal informasi resmi yang dapat diakses oleh calon peserta didik maupun orang tua," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Urusan Hary Tanoe dan Mbak Tutut Sudah Kelar, Jusuf Hamka Diduga Lakukan Klaim Sepihak
- 2Kalender Jawa 8 Juni 2026: Watak Weton Senin Legi, Sosok yang Ramah dan Disukai Banyak Orang
- 3Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan: Analisis Lengkap, Head to Head, dan Susunan Pemain
- 4Cara Nonton Piala Dunia 2026 Gratis di HP dan Laptop Lewat Link Resmi
- 5Menkeu Purbaya Tidak Diganti, Rupiah dan IHSG Kompak Meroket
- 6Prediksi Skor Senegal vs Arab Saudi 10 Juni 2026, lengkap dengan Statistik Head to Head dan Susunan Pemain
- 7Prediksi Skor Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026, Lengkap dengan Riwayat Head to Head dan Susunan Pemain
- 8Prediksi Skor Portugal vs Nigeria: Skor, Head to Head, Susunan Pemain, dan Analisis Peluang Menang Jelang Piala Dunia 2026
- 9Kelelahan Usai Pergi Haji, Bos Maktour Minta Pemeriksaan KPK Dijadwal Ulang
- 10Prabowo: Kunjungan Presiden Jerman Jadi Momentum Penting di Tengah Dinamika Global







