Indonesia Harus Jadi Penengah Demi Cegah Perang Dunia ke-3 Imbas Konflik Berkepanjangan Israel-Palestina
Dwana Muhfaqdilla | 14 April 2024, 18:00 WIB

AKURAT.CO Pemerintah Indonesia diminta untuk turun tangan dalam konflik antara Israel dengan Iran. Pasalnya, konflik ini berpotensi merembet dan memicu terjadinya Perang Dunia ke-3.
Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Prof. Hikmahanto Juwana, menyarankan Indonesia untuk melakukan shuttle diplomacy (penengah) ke Amerika Serikat dan beberapa negara eropa untuk tidak mendukung tindakan Israel.
“Negara-negara ini harusnya memberi contoh agar negara-negara tunduk pada hukum internasional. Pemerintah Indonesia perlu turun tangan untuk memastikan agar serangan bisa dihentikan, termasuk serangan ke Gaza oleh Israel,” kata Hikmahanto kepada Akurat.co, Minggu (14/4/2024).
Selain itu, Hikmahanto mengungkapkan, pemerintah Indonesia juga bisa mengambil sikap dengan meminta Dewan Keamanan PBB untuk melakukan sidang darurat atas serangan Israel ke Kedutaan Besar Iran.
“Bila perlu berinisiatif membuat Resolusi Majelis Umum yang mengutuk tindakan Israel,” jelas sosok yang sedang menjabat sebagai Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani itu.
Kemudian, dirinya berharap Indonesia bisa mendorong rakyat dan pemerintahan dunia, agar rakyat dan oposisi di Israel bisa menurunkan Benjamin Netanyahu yang sekarang sedang menjabat sebagai perdana menteri di Israel.
“Mengingat serangan ke Gaza maupun Iran hanya bisa dihentikan oleh siapapun yang menjabat sebagai perdana menteri dan tidak dijabat oleh Benjamin Netanyahu,” tutupnya.
Sebelumnya, Israel telah menyerang Kedubes Iran di Damaskus, Suriah pada (1/4/2024). Adapun serangan tersebut mulai dibalas oleh Iran dengan meluncurkan drone hingga roket pada Sabtu (13/4/2024) kemarin.
Dalam serangan balasan ini, Iran mendasarkan diri pada hak untuk membela diri pada Pasal 51 Piagam PBB, konsep yang juga digunakan oleh Israel saat menyerang Hamas di Gaza hingga saat ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









