Akurat Logo

Lebih dari 70 Orang Tewas dalam Serangan Bersenjata di Pakistan

Petrus C. Vianney | 29 Agustus 2024, 20:50 WIB
Lebih dari 70 Orang Tewas dalam Serangan Bersenjata di Pakistan

AKURAT.CO Lebih dari 70 orang tewas dalam serangkaian serangan bersenjata yang terjadi di provinsi Balochistan, Pakistan barat daya. Insiden ini melibatkan bentrokan antara militan dan pasukan keamanan setempat.

Serangan terbesar terjadi di Bela, distrik Lasbela, di mana 14 tentara dan polisi serta 21 militan tewas dalam pertempuran setelah konvoi militer diserang di jalan raya utama. Di distrik Musakhel, 23 warga sipil tewas setelah penyerang menargetkan mereka yang berasal dari Punjab, serta 35 kendaraan dibakar.

Selain itu, lalu lintas kereta api di Quetta terhenti setelah ledakan menghancurkan jembatan kereta di Bolan, yang menghubungkan Balochistan dengan wilayah lain di Pakistan dan Iran. Polisi menemukan enam mayat tak dikenal di dekat lokasi tersebut.

Provinsi Balochistan, yang kaya sumber daya namun miskin, telah lama menjadi pusat pemberontakan dengan berbagai kelompok bersenjata yang menentang pemerintah. Kelompok-kelompok ini, seperti BLA, sering menargetkan pekerja dari Punjab yang bekerja di wilayah tersebut.

Pejabat tinggi Pakistan mengutuk serangan ini sebagai tindakan barbar dan berjanji akan menangkap para pelakunya. Pasukan keamanan juga telah menewaskan 12 pejuang pemberontak dalam operasi terbaru di seluruh provinsi.

Serangan oleh BLA sebelumnya juga menargetkan warga sipil dari Punjab, termasuk insiden di mana beberapa pekerja dibunuh di Gwadar dan di jalan raya provinsi.

Dikutip dari Aljazeera.com, Kamis (29/8/2024), pemerintah Balochistan kini diminta untuk meningkatkan upaya dalam memberantas terorisme di wilayah tersebut.

Dalam serangan terbesar di kota Bela, distrik Lasbela, sebanyak 14 tentara dan polisi serta 21 militan dilaporkan tewas dalam baku tembak setelah kendaraan militer diserang di jalan raya utama.

Sementara itu, di distrik Musakhel, 23 warga sipil tewas setelah diidentifikasi sebagai pendatang dari Punjab dan 35 kendaraan dibakar oleh para penyerang.

Serangan lain di Kalat menewaskan 10 orang, termasuk lima polisi dan lima warga sipil, setelah pos polisi dan jalan raya menjadi sasaran serangan.

Pada hari yang sama, lalu lintas kereta api di kota Bolan dihentikan akibat ledakan di jembatan kereta api yang menghubungkan Quetta dengan wilayah lain di Pakistan dan Iran.

Pejabat kereta api Muhammad Kashif menyebutkan bahwa enam mayat tak dikenal ditemukan di dekat lokasi ledakan.

Balochistan telah lama menjadi lokasi konflik dengan berbagai kelompok bersenjata yang sering melakukan serangan terhadap militer dan warga sipil.
Tentara Pembebasan Balochistan (BLA) mengklaim bertanggung jawab atas beberapa serangan, termasuk yang menargetkan personel militer di jalan raya. Namun, Kementerian Dalam Negeri Pakistan menyatakan bahwa korban tewas adalah warga sipil tak bersalah.

Pejabat tinggi Pakistan, termasuk Presiden Asif Ali Zardari dan Menteri Dalam Negeri Mohsin Naqvi, mengecam serangan-serangan tersebut dan berjanji akan mengejar para pelaku. Pemerintah provinsi Balochistan juga telah berkomitmen untuk menindak tegas kelompok-kelompok bersenjata yang terlibat.

Serangan-serangan serupa sebelumnya di Balochistan juga sering dikaitkan dengan BLA, yang memiliki tujuan separatis dan sering menargetkan pekerja dari Punjab yang datang ke daerah tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.