Akurat
Pemprov Sumsel

Heboh Turis Asal AS Ditemukan Tewas di Perut Hiu, Hilang Sejak September Saat Menyelam di Perairan Maluku

Shalli Syartiqa | 10 Oktober 2024, 14:06 WIB
Heboh Turis Asal AS Ditemukan Tewas di Perut Hiu,  Hilang Sejak September Saat Menyelam di Perairan Maluku

AKURAT.CO Seorang turis asal Amerika Serikat, Colleen Monfore (68), ditemukan tewas usai hilang saat menyelam di perairan Maluku, Indonesia.

Dikutip dari berbagai sumber, Kamis (10/10/2024), bagian tubuh Monfore ditemukan di perut seekor hiu oleh seorang nelayan di Distrik Liquoica, Timor Leste.

Nelayan itu sebelumnya melaut di dekat Pulau Reong, tempat di mana Monfore dilaporkan hilang.

“Iya, betul-betul jasad Monfore telah ditemukan, namun tak utuh lagi hanya berupa potongan tubuh dalam perut hiu," jelas Kepala Basarnas Ambon, Muhamad Arafah.

Baca Juga: Profil Brian Armstrong, CEO Miliader Kripto yang Dirumorkan Pernah Menikah dengan Raline Shah

Nelayan tersebut kemudian membuka perut hiu yang berhasil ditangkap.

Ia juga sangat terkejut ketika menemukan potongan tubuh korban serta peralatan selam di dalamnya.

"Jadi saat membelah perut hiu mendapati potongan tubuh berupa kaki dan perlengkapan renang (white shot) dalam perut hiu. Informasi ini lalu viral, namun setelah dikonfirmasi konsulat Amerika Serikat membenarkan bahwa itu potongan tubuh Monfore," tambah Arafah.

Sebelumnya, insiden ini dimulai ketika Monfore dan suaminya, Mike, berlibur ke Maluku untuk menikmati liburan impian mereka.

Ia sedang mengikuti tur menyelam selama tujuh minggu ketika tiba-tiba menghilang pada 26 September 2024.

Baca Juga: Besok, Polda Metro Jaya Panggil Alexander Marwata Terkait Pertemuan dengan Mantan Kepala Bea Cukai Yogyakarta

Monfore hilang saat melakukan penyelaman kelompok di sekitar Pulau Reong, yang terletak antara utara Timor Leste dan lepas pantai Kabupaten Maluku Barat Daya.

 

 

Lebih lanjut, teman keluarga, Rick Sass, menyatakan bahwa suami Monfore berusaha untuk membawa pulang jenazah istrinya.

“Dia (Mike) hampir tidak tidur sama sekali, salah satunya karena dia terus berbicara dengan Indonesia, yang perbedaan waktunya 12 jam," jelasnya.

 

 

 

 

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.