Akurat
Pemprov Sumsel

Iran Menolak Memulangkan Jenazah Aktivis yang Meninggal Beberapa Jam Setelah Penangkapan

Kumoro Damarjati | 27 Oktober 2025, 17:33 WIB
Iran Menolak Memulangkan Jenazah Aktivis yang Meninggal Beberapa Jam Setelah Penangkapan

 

AKURAT.CO Pihak berwenang Iran menolak untuk mengembalikan jenazah seorang aktivis sipil Arab yang meninggal hanya beberapa jam setelah penangkapannya.

Dilaporkan Iranwire, Senin (27/10/2025), Hassan Saedi, 34, meninggal pada 14 Oktober di pusat penahanan Kementerian Intelijen di Ahvaz, 14 jam setelah pasukan keamanan menangkapnya di rumahnya. Hal ini diungkapkan saudaranya, Ali Saedi.

Pihak berwenang mengatakan ia meninggal karena serangan jantung, tetapi saudaranya mengatakan ia disiksa hingga meninggal.

Ali Saedi mengatakan ibu mereka, yang menderita kanker dan membutuhkan operasi, setiap hari mendatangi berbagai kantor pemerintah di Ahvaz untuk meminta jenazah putranya dikembalikan, tetapi berulang kali ditolak oleh petugas.

Hassan Saedi, seorang aktivis sipil Arab, sebelumnya pernah ditahan saat protes air di Ahvaz.

Menurut saudaranya, Hassan sehat dan tidak memiliki riwayat medis.

Ali Saedi mengatakan ibu mereka menyaksikan petugas memukuli Hassan dan mencekokinya pil selama penangkapannya.

Kematian aktivis Arab yang sedang diinterogasi telah dilaporkan sebelumnya di Provinsi Khuzestan.

Emad Heidari, tahanan muda lainnya, juga meninggal dunia akibat penyiksaan hanya beberapa jam setelah penangkapannya dalam protes "Perempuan, Hidup, Kebebasan", menurut kelompok-kelompok hak asasi manusia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.