Iran Menolak Memulangkan Jenazah Aktivis yang Meninggal Beberapa Jam Setelah Penangkapan

AKURAT.CO Pihak berwenang Iran menolak untuk mengembalikan jenazah seorang aktivis sipil Arab yang meninggal hanya beberapa jam setelah penangkapannya.
Dilaporkan Iranwire, Senin (27/10/2025), Hassan Saedi, 34, meninggal pada 14 Oktober di pusat penahanan Kementerian Intelijen di Ahvaz, 14 jam setelah pasukan keamanan menangkapnya di rumahnya. Hal ini diungkapkan saudaranya, Ali Saedi.
Pihak berwenang mengatakan ia meninggal karena serangan jantung, tetapi saudaranya mengatakan ia disiksa hingga meninggal.
Ali Saedi mengatakan ibu mereka, yang menderita kanker dan membutuhkan operasi, setiap hari mendatangi berbagai kantor pemerintah di Ahvaz untuk meminta jenazah putranya dikembalikan, tetapi berulang kali ditolak oleh petugas.
Hassan Saedi, seorang aktivis sipil Arab, sebelumnya pernah ditahan saat protes air di Ahvaz.
Menurut saudaranya, Hassan sehat dan tidak memiliki riwayat medis.
Ali Saedi mengatakan ibu mereka menyaksikan petugas memukuli Hassan dan mencekokinya pil selama penangkapannya.
Kematian aktivis Arab yang sedang diinterogasi telah dilaporkan sebelumnya di Provinsi Khuzestan.
Emad Heidari, tahanan muda lainnya, juga meninggal dunia akibat penyiksaan hanya beberapa jam setelah penangkapannya dalam protes "Perempuan, Hidup, Kebebasan", menurut kelompok-kelompok hak asasi manusia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








