Amerika Serikat Siapkan 3.000–4.000 Pasukan Elite ke Timur Tengah

AKURAT.CO Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) dilaporkan akan mengirim ribuan pasukan dari Divisi Lintas Udara ke-82 (82nd Airborne Division) ke Timur Tengah. Langkah ini menambah kekuatan militer AS di kawasan di tengah konflik dengan Iran yang terus meningkat.
Dua sumber yang mengetahui rencana tersebut mengatakan kepada Reuters, Selasa (24/3/2026), jumlah pasukan yang akan dikerahkan berkisar antara 3.000 hingga 4.000 personel. Pasukan elite ini saat ini berbasis di Fort Bragg, North Carolina.
Sebelumnya, Reuters pada 18 Maret melaporkan pemerintahan Donald Trump tengah mempertimbangkan penambahan ribuan pasukan, termasuk opsi penempatan di dalam wilayah Iran. Namun, hingga kini belum ada keputusan untuk mengirim pasukan darat langsung ke Iran.
Baca Juga: Paparan Zat Karsinogenik Ancam Tentara Israel di Fasilitas Terdampak Serangan
Sumber tersebut juga tidak merinci lokasi penempatan maupun waktu kedatangan pasukan di Timur Tengah. Pihak militer AS mengarahkan pertanyaan terkait hal ini ke Gedung Putih, yang menegaskan pengumuman resmi akan disampaikan oleh Pentagon.
Juru bicara Gedung Putih, Anna Kelly, menyatakan Presiden Trump memiliki seluruh opsi militer yang diperlukan dalam menghadapi situasi ini.
Pengiriman pasukan ini menyusul langkah sebelumnya, yakni pengerahan ribuan marinir dan pelaut AS menggunakan kapal serbu amfibi USS Boxer beserta unit tempur Marinir dan kapal perang pendukung ke kawasan tersebut.
Sebelum penambahan ini, jumlah pasukan AS di Timur Tengah tercatat sekitar 50.000 personel.
Langkah penguatan militer ini terjadi sehari setelah Trump menunda ancaman serangan terhadap fasilitas energi Iran dan menyebut adanya pembicaraan “produktif” dengan Teheran. Namun, Iran membantah adanya negosiasi tersebut.
Sejak operasi militer AS dan Israel dimulai pada 28 Februari, Washington dilaporkan telah melancarkan serangan terhadap sekitar 9.000 target di dalam wilayah Iran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









