Akurat Logo

Rangkuman Fakta Penembakan di Gala Pers Donald Trump di Washington, Pelakunya Diungkap Media AS

Fitra Iskandar | 26 April 2026, 16:47 WIB
Rangkuman Fakta Penembakan di Gala Pers Donald Trump di Washington,  Pelakunya Diungkap Media AS
Rangkuman Fakta Penembakan di Gala Pers Donald Trump di Washington, Siapa Pelakunya?

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersama para tamu menghadiri acara makan malam pers bergengsi di Washington terpaksa dievakuasi pada Sabtu malam setelah terdengar suara tembakan di lokasi acara.

Berikut rangkuman fakta yang diketahui sejauh ini terkait insiden tersebut:

Tembakan Terdengar di Dalam Ballroom

Insiden terjadi usai pidato pembukaan dalam acara tahunan White House Correspondents’ Association yang digelar di Washington Hilton Hotel. Sejumlah saksi dan jurnalis melaporkan suara tembakan terdengar dari area sekitar ballroom.

Tim keamanan bersenjata langsung bergerak ke panggung tempat Trump duduk bersama Ibu Negara Melania Trump, Wakil Presiden JD Vance, serta anggota kabinet lainnya. Mereka segera dievakuasi dari lokasi.

Ratusan tamu yang hadir dengan busana resmi sempat berlindung di bawah meja sebelum diarahkan keluar menuju lobi hotel dan area luar. Pihak berwenang memastikan tidak ada pejabat maupun tamu yang mengalami luka.

Kronologi Penembakan

Menurut otoritas setempat, seorang pria bersenjata tunggal menerobos pos pemeriksaan keamanan di lobi hotel sekitar pukul 20.36 waktu setempat.

Pelaku disebut membawa senapan, pistol, serta beberapa pisau. Aparat penegak hukum sempat terlibat baku tembak sebelum berhasil melumpuhkan dan menangkap pelaku.

Kepala sementara kepolisian metropolitan, Jeffery Carroll, menyatakan seorang petugas Secret Service sempat terkena tembakan di rompi pelindungnya dan dilarikan ke rumah sakit, namun dalam kondisi stabil.

Pelaku tidak mengalami luka tembak dan kini ditahan. Ia dijadwalkan menjalani sidang awal di pengadilan federal pada Senin. Jaksa AS Jeanine Pirro menyebut pelaku menghadapi dakwaan penggunaan senjata api dalam tindak kekerasan serta penyerangan terhadap petugas federal.

Identitas Pelaku

Identitas resmi pelaku belum diumumkan secara terbuka. Namun sejumlah media AS melaporkan pria tersebut berusia 31 tahun bernama Cole Tomas Allen, warga Torrance, California.

Aparat federal juga terlihat mendatangi sebuah rumah di Torrance yang diduga terkait dengan pelaku.

Trump menyebut pelaku kemungkinan bertindak sendiri (lone wolf) dan motifnya belum diketahui secara pasti.

Dugaan Celah Keamanan

Insiden ini memicu pertanyaan terkait sistem keamanan di lokasi acara. Sejumlah tamu menyebut pemeriksaan menggunakan detektor logam hanya dilakukan di dekat ballroom, bukan di pintu masuk utama hotel.

Trump sempat menyatakan gedung tersebut tidak sepenuhnya aman, namun kemudian menegaskan bahwa area ballroom tetap terlindungi dengan baik dan tidak sempat ditembus pelaku.

Pihak kepolisian menyatakan akan menelusuri rekaman kamera pengawas untuk mengetahui bagaimana senjata bisa masuk ke dalam hotel.

Trump juga membandingkan penanganan insiden ini dengan upaya pembunuhan terhadap dirinya pada 2024 di Pennsylvania, yang menurutnya ditangani lebih baik dalam kejadian kali ini.

Sumber: TRTWorld

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.