Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Makin Ganas, Penumpang Prancis Kritis dengan Paru-Paru Buatan

AKURAT.CO Seorang perempuan asal Prancis yang terinfeksi hantavirus dalam wabah mematikan di kapal pesiar MV Hondius kini berada dalam kondisi kritis dan dirawat menggunakan paru-paru buatan di sebuah rumah sakit di Paris.
Dokter spesialis penyakit menular di Rumah Sakit Bichat, Xavier Lescure, mengatakan pasien mengalami komplikasi serius pada paru-paru dan jantung akibat infeksi virus tersebut.
Menurut Lescure, pasien saat ini menggunakan alat penunjang hidup yang memompa darah ke paru-paru buatan untuk mendapatkan oksigen sebelum dialirkan kembali ke tubuh.
“Ini adalah tahap terakhir dari perawatan suportif,” ujarnya pada Selasa.
Hingga kini, wabah hantavirus di kapal pesiar tersebut telah mencatat 11 kasus, dengan sembilan di antaranya sudah terkonfirmasi positif. Tiga orang dilaporkan meninggal dunia, termasuk pasangan asal Belanda yang diduga menjadi penumpang pertama terpapar virus setelah melakukan perjalanan di Amerika Selatan.
Kapal pesiar MV Hondius kini sedang berlayar kembali menuju Belanda setelah seluruh penumpang dan sebagian besar awak berhasil dievakuasi dari kapal. Operator kapal, Oceanwide Expeditions, menyatakan kapal akan menjalani proses pembersihan dan disinfeksi total setibanya di Rotterdam.
Direktur Jenderal World Health Organization, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan seluruh kasus yang terdeteksi sejauh ini hanya ditemukan pada penumpang dan kru kapal.
“Saat ini belum ada tanda wabah lebih besar akan terjadi,” kata Tedros. Namun ia memperingatkan bahwa masa inkubasi hantavirus cukup panjang sehingga kasus baru masih mungkin muncul dalam beberapa minggu ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





