Kisah Pilu Pengantin Baru: Suami Tewas, Istri Bertahan Hidup di Bawah Reruntuhan Helikopter Selama 5 Jam

AKURAT.CO Sebuah kisah pernikahan yang semula berjalan sempurna berakhir tragis ketika helikopter yang membawa pasangan pengantin baru jatuh di wilayah pegunungan berhutan lebat dekat Dawsonville, Georgia, Amerika Serikat.
Dalam kecelakaan tersebut, pengantin pria bernama Dave Fiji meninggal dunia, sementara istrinya, Jessni Fiji, berhasil selamat meski mengalami luka-luka serius dan harus bertahan di lokasi kecelakaan selama berjam-jam sebelum ditemukan tim penyelamat.
Menurut keluarga, Dave dan Jessni baru saja melangsungkan pernikahan mereka pada hari yang sama di sebuah lokasi acara pernikahan dekat Dawsonville yang dihadiri ratusan tamu.
Ayah Dave, George Fiji, mengatakan acara resepsi berlangsung dengan sempurna hingga malam hari. Namun kondisi cuaca mulai memburuk menjelang keberangkatan pasangan tersebut menuju Atlanta menggunakan helikopter.
Kabut tebal dan hujan dilaporkan mengurangi jarak pandang secara signifikan.
"Dave mengatakan kepada kami bahwa ia tidak akan terbang dalam kondisi seperti itu. Sebagai pilot komersial berpengalaman, dia tahu visibilitasnya sangat buruk," ujar George Fiji.
Meski sempat mengkhawatirkan kondisi cuaca, helikopter akhirnya tetap lepas landas setelah pilot dilaporkan memutuskan untuk terbang pada ketinggian yang lebih tinggi.
Tak lama kemudian, helikopter jenis Robinson R66 yang membawa tiga orang itu jatuh di kawasan pegunungan yang curam dan dipenuhi pepohonan lebat di sebelah barat daya Dawsonville.
Kantor Sheriff Dawson County menerima laporan mengenai kemungkinan jatuhnya helikopter pada Jumat malam. Otoritas Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) kemudian mengonfirmasi bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 22.30 waktu setempat.
Kisah pilu terungkap ketika Jessni akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan hidup oleh tim penyelamat.
Menurut George Fiji, menantunya terbangun di bawah puing-puing helikopter dan pohon tumbang yang menimpa lokasi kecelakaan.
"Saat sadar, dia berada di bawah reruntuhan. Dia melihat Dave terbaring di atas dadanya. Jessni sendiri seorang perawat. Ketika dia menyentuh Dave dan memanggil namanya, tubuh Dave sudah dingin," kata George.
Tim penyelamat membutuhkan waktu hampir lima jam untuk menjangkau korban selamat akibat medan yang sangat sulit. Kawasan lokasi kecelakaan berada di area pegunungan berhutan lebat yang hanya dapat diakses menggunakan kendaraan khusus dan peralatan pemotong vegetasi.
Seorang warga yang tinggal di dekat lokasi mengatakan proses evakuasi berlangsung sangat menantang.
"Mereka harus menggunakan kendaraan off-road dan memotong semak-semak tebal untuk mencapai lokasi jatuhnya helikopter," ujarnya.
Meski mengalami banyak luka sayatan dan memar di tubuhnya, Jessni tidak mengalami patah tulang. Namun keluarga mengatakan ia sangat terpukul atas kehilangan suaminya hanya beberapa jam setelah resmi menikah.
Ayah Dave menggambarkan putranya sebagai hadiah terindah dalam hidup keluarganya.
"Dia adalah anugerah dari Tuhan bagi kami. Sangat tampan, baik, dan luar biasa," katanya dengan penuh haru.
Perusahaan operator helikopter, Prestige Helicopters, menyatakan kecelakaan tersebut merupakan insiden yang belum pernah mereka alami selama puluhan tahun beroperasi. Pihak perusahaan menyebut pilot yang menerbangkan helikopter sangat mengenal rute penerbangan tersebut.
Saat ini, Dewan Keselamatan Transportasi Nasional Amerika Serikat (NTSB) memimpin penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Laporan awal investigasi diperkirakan akan dirilis dalam waktu 30 hari.
Tragedi ini meninggalkan duka mendalam bagi kedua keluarga, sekaligus menjadi pengingat betapa cepat kebahagiaan dapat berubah menjadi kehilangan dalam hitungan jam.
Sumber: Indiatoday
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






