Houthi Klaim Serang Dua Kapal Tanker Saudi di Laut Merah, Perang Iran Meluas ke Jalur Energi Dunia
AKURAT.CO Kelompok Houthi yang didukung Iran mengklaim telah melancarkan serangan rudal dan drone terhadap dua kapal tanker minyak Arab Saudi yang sedang melintas di Laut Merah. Klaim tersebut muncul ketika Amerika Serikat terus melancarkan serangan terhadap Iran untuk malam ke-12 berturut-turut.
Houthi menyatakan serangan terhadap kapal tanker tersebut merupakan bagian dari operasi militer sebagai respons terhadap apa yang mereka sebut sebagai pelanggaran blokade laut terhadap Arab Saudi.
Dalam pernyataan melalui Telegram, kelompok tersebut mengklaim telah melakukan "operasi militer berkualitas" yang menargetkan dua kapal tanker minyak Saudi. Kedua kapal yang disebut adalah Encelia dan Layla.
Klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Sebelumnya, United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO) melaporkan sebuah kapal tanker terkena proyektil di Laut Merah, di lepas pantai Arab Saudi, pada Rabu.
"Kapten kapal melaporkan bahwa kapal terkena proyektil yang tidak diketahui jenisnya dan menyebabkan kebakaran di atas kapal yang saat ini sedang dipadamkan oleh awak," kata UKMTO dalam pernyataannya.
AS Serang Iran untuk Malam ke-12
Serangan yang diklaim Houthi terjadi ketika Amerika Serikat melanjutkan operasi militernya terhadap Iran.
Komando Pusat AS atau US Central Command (CENTCOM) mengatakan pasukannya melakukan serangkaian serangan terhadap sejumlah sasaran militer Iran pada Rabu malam.
Target serangan mencakup kemampuan militer maritim, fasilitas penyimpanan rudal dan drone, lokasi pemantauan pantai, serta sistem pertahanan udara.
CENTCOM menyatakan serangan tersebut ditujukan untuk mengurangi kemampuan Iran menyerang pelaut sipil dan kapal komersial.
"Serangan tersebut semakin melemahkan kemampuan Iran untuk menyerang pelaut sipil dan kapal komersial," kata CENTCOM.
Militer AS juga merilis rekaman video yang disebut memperlihatkan serangan terhadap sejumlah target di Iran.
Eskalasi tersebut menunjukkan bahwa perang yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran semakin melebar ke jalur pelayaran internasional yang sangat penting bagi perdagangan dan pasokan energi dunia.
Trump Ancam Hancurkan Jembatan dan Pembangkit Listrik Iran
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengeluarkan ancaman keras terhadap Iran terkait serangan terhadap kapal di Selat Hormuz.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







