Malam Jumat Ini Malam Keramat Apa? Cek Mitosnya di Sini

AKURAT.CO Malam Jumat kembali hadir malam ini, dan bukan malam biasa—kalender Jawa mencatat bahwa malam ini jatuh pada Jumat Legi, kombinasi hari dan pasaran yang diyakini sebagai waktu paling sakral dalam budaya Jawa.
Dalam tradisi masyarakat setempat, Jumat Legi kerap dikaitkan dengan berbagai ritual, mitos, bahkan energi spiritual yang dianggap lebih kuat dibanding malam lainnya.
Berdasarkan Kalender Jawa dan Hijriah Indonesia Tahun 2025, Kamis, 8 Mei 2025 ini secara penanggalan Jawa merupakan Kamis Kliwon, namun begitu matahari terbenam, malam sudah berganti menjadi Jumat Legi, bertepatan dengan 11 Dzulqaidah 1446 H atau 11 Selo 1958 dalam kalender Jawa.
Malam Jumat Legi dan Spiritualitas Lokal
Menurut Prof. Dr. Suwardi Endraswara, pakar etnologi Jawa, Jumat Legi adalah waktu yang dipandang penuh kekuatan spiritual.
Dalam bukunya Etnologi Jawa, ia menulis bahwa masyarakat Jawa sering memilih malam ini untuk melaksanakan ritual doa, nyekar ke makam leluhur, dan pemberian sesaji.
Tradisi ini tak terbatas pada satu daerah. Di Sidoarjo, misalnya, masyarakat berkumpul di pundhèn Mbah Ragil setiap malam Jumat Legi untuk kirim doa.
Baca Juga: Gagal Naik Haji setelah 14 Tahun Menabung, Umi Kulsum Tetap Semangat Wujudkan Impian ke Tanah Suci
Di wilayah Kediri dan Nganjuk, situs seperti Air Terjun Sedudo dan makam-makam kuno menjadi tempat keramat yang ramai dikunjungi saat malam ini tiba.
Selain sebagai malam untuk nyadran atau bersih desa, malam Jumat Legi juga diyakini sebagai waktu paling mustajab untuk berdoa.
Tak sedikit masyarakat yang percaya bahwa harapan dan hajat yang dipanjatkan malam ini akan lebih cepat dikabulkan.
Mitos dan Makna Mistis
Dalam keyakinan masyarakat Jawa, Jumat Legi punya "frekuensi spiritual" yang berbeda. Beberapa mitos yang masih hidup di masyarakat antara lain:
-
Roh leluhur lebih dekat ke dunia manusia pada malam ini.
-
Makhluk halus dan kekuatan gaib lebih aktif sehingga butuh penghormatan melalui sesaji.
-
Waktu terbaik untuk ruwatan, pembersihan diri secara spiritual.
Meski zaman terus berubah, mitos ini tetap hidup berdampingan dengan praktik keagamaan modern.
Menariknya, kalender Jawa sendiri merupakan hasil akulturasi antara sistem penanggalan Hindu-Buddha (Saka) dan Hijriah Islam, disatukan oleh Sultan Agung Mataram pada abad ke-17.
Weton: Kombinasi Hari dan Pasaran yang Menentukan Energi Hari
Kalender Jawa menggunakan sistem weton, yaitu kombinasi antara tujuh hari Masehi dan lima pasaran Jawa: Wage, Kliwon, Legi, Pahing, dan Pon.
Baca Juga: Kalender Jawa Mei 2025 Lengkap: Cek Weton, Hari Baik, dan Tanggalan Islam di Bulan Ini
Maka, setiap tanggal memiliki karakter unik. Jumat Legi adalah salah satu kombinasi yang dianggap membawa kekuatan spiritual tertinggi.
Tak heran jika banyak masyarakat Jawa yang memilih waktu ini untuk menggelar doa bersama, mujahadah, bahkan selamatan rumah. "Biar berkah," kata mereka.
Kesimpulannya, malam ini, Kamis malam Jumat tanggal 8 Mei 2025, merupakan malam Jumat Legi, waktu yang sejak dulu hingga kini tetap dihormati dalam budaya Jawa sebagai malam penuh makna spiritual.
Di balik gelapnya malam, ada cahaya tradisi dan kearifan lokal yang masih dijaga. Maka, bagi kamu yang ingin nyekar, berdoa, atau sekadar mengenang leluhur, malam ini adalah waktu yang dianggap tepat dan penuh berkah.
Wallahu A'lam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









