Akurat
Pemprov Sumsel

Ustazah Nur Afdhatul Khoiriyah: FOMO Jangan Sampai Hilangkan Prinsip Muslim

Lufaefi | 16 Maret 2026, 18:00 WIB
Ustazah Nur Afdhatul Khoiriyah: FOMO Jangan Sampai Hilangkan Prinsip Muslim
Ustazah Nur Afdhatul Khoiriyah, Pengajar di Ponpes Ashiddiqiyah Jakarta (Akurat.co)

AKURAT.CO Pengajar di Ponpes Asshidiqiyah Jakarta, Ustazah Nur Afdhatul Khoiriyah, S.Ag., menjadi narasumber dalam program Kultum Ramadhan Akurat.co 2026 yang tayang pada Senin (16/3/2026) pukul 17.45 WIB melalui kanal resmi Akurat.co.

Dalam tausiyahnya, Ustazah Nur Afdhatul membahas fenomena Fear of Missing Out (FOMO) yang marak di tengah masyarakat, khususnya di era media sosial yang serba cepat dan dinamis.

“Setiap detik ada notifikasi baru, tren baru, challenge baru, hingga gaya hidup baru yang tiba-tiba viral. Tapi sering kali kita terjebak dalam perasaan takut tertinggal tren,” ujarnya.

Baca Juga: Kultum Ramadhan Akurat.co Jelaskan Berbuka Puasa dengan Anggur Boleh, Asal Bukan Begini

Menurutnya, Islam mengajarkan umat untuk menjadi pribadi yang berprinsip, bukan sekadar pengikut arus. Ia mengutip Surah Al-Isra ayat 36 yang mengingatkan agar tidak mengikuti sesuatu tanpa ilmu, karena pendengaran, penglihatan, dan hati akan dimintai pertanggungjawaban.

“Ayat ini seperti rem darurat bagi kita. Sebelum menekan tombol share atau mengikuti sesuatu yang viral, tanyakan dulu, apakah ini bermanfaat untuk akhirat kita?” tegasnya.

Ia juga mengingatkan sabda Rasulullah SAW agar umat Islam tidak menjadi pribadi imma’ah, yakni sosok yang tidak memiliki prinsip dan hanya mengikuti orang lain tanpa pertimbangan nilai kebenaran.

“Kebaikan tidak diukur dari banyaknya followers. Kalau sejuta orang melakukan kesalahan, salah tetap salah. Kalau satu orang berada di jalan benar, maka kebenaran tetaplah benar,” katanya.

Menurutnya, Ramadan adalah momentum untuk melatih pengendalian diri, termasuk menahan dorongan untuk selalu terlihat eksis di media sosial. Tidak semua yang viral bernilai ibadah, bahkan sebagian dapat mendekatkan pada ghibah, riya, dan kesia-siaan.

Baca Juga: Kultum Ramadhan Akurat.co 2026, Agus Budiyanto: Zakat Kelola Lembaga Ciptakan Dampak Sosial Nyata

Ia pun memberikan tiga pesan utama: melakukan filter before follow, mengejar “trending langit” dengan memperbanyak tilawah dan sedekah, serta mengutamakan kualitas dibanding popularitas.

“Satu sujud di sepertiga malam lebih berharga daripada seribu likes di media sosial,” ujarnya.

Program Kultum Ramadhan Akurat.co 2026 ini terselenggara atas dukungan dari Permodalan Nasional Madani (PNM) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) yang berpartisipasi dalam mendukung rangkaian kegiatan dakwah selama bulan suci Ramadan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi