Terduga Separatis Lolos Jadi Komisioner, Ketua Bawaslu Diperiksa DKPP
Citra Puspitaningrum | 12 Januari 2024, 13:44 WIB
AKURAT.CO Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memeriksa ketua Bawaslu, Rahmat Bagja, atas proses seleksi komisioner Papua yang diduga terindikasi tergabung dalam kelompok separatis.
Bagja dijadwalkan diperiksa di Ruang Sidang Utama DKPP di Jalan Abdul Muis, Jakarta, Jumat (12/1/2024).
Sidang nanti akan dipimpin Ketua DKPP, Heddy Lugito, sedangkan Bagja sebagai Teradu I bersama Anggota Bawaslu, Herwyn JH Malonda, sebagai Teradu II; dan Anggota Bawaslu Kabupaten Puncak, Guripa Telenggen, sebagai Teradu III.
DKPP akan memproses dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) perkara Nomor 134-PKE-DKPP/XII/2023.
Dua pihak pengadu berasal dari Forum Masyarakat Peduli Papua Tengah (FMPPT) hadir diwakili Miren Kalabetme dan Pepinus Kiwak.
Dalam aduannya, para Pengadu mendalilkan Teradu III tidak pantas dilantik sebagai anggota Bawaslu Kabupaten Puncak karena diduga terindikasi bergabung dalam kelompok separatis bersenjata.
Selain itu, Teradu III juga disebut tidak memenuhi syarat untuk menjadi anggota Bawaslu karena pada saat mendaftar belum berusia 30 tahun.
Karena itu, para Pengadu ikut mengadukan ketua dan anggota Bawaslu pusat karena menerima dan melantik Teradu III sebagai anggota Bawaslu Kabupaten Puncak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








