Sopir Bus Pariwisata Rombongan SMK Asal Depok Ditetapkan Jadi Tersangka

AKURAT.CO Polisi menetapkan sopir bus pariwisata Trans Putera Fajar, Sadira, sebagai tersangka dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Palasari, Subang, Jawa Barat.
"Kita menetapkan bahwa tersangka dalam kasus kecelakaan ini adalah pengemudi bus Putera Fajar atas nama saudara Sadira," kata Dirlantas Polda Jabar, Kombes Pol Wibowo, dalam konferensi pers di kantornya, pada Senin (13/5/2024) malam.
Wibowo menambahkan, pihaknya telah memeriksa 13 saksi dalam kasus ini, di antaranya pengemudi, kenek, penumpang bus, mekanik, saksi di lapangan dan dua saksi ahli.
Selain itu, Sadira diduga mengetahui bus tersebut memang memiliki masalah dengan fungsi remnya. Hal ini diketahui berdasarkan keterangan dari saksi.
Baca Juga: Disinggung Roy Suryo Saat Kecelakaan Bus Subang, Apa Itu Perangkat LIDAR?
"Bus ini dicoba untuk diperbaiki remnya, yang pertama di Tangkubanparahu oleh mekanik Nana yang dipanggil oleh Firman atas permintaan dari pengemudi. Perbaikan yang dilakukan adalah memperkecil jarak atau celah kampas rem," ungkapnya.
"Kemudian permasalahan kembali muncul di rumah makan Bang Jun, dicoba kembali perbaikan oleh kenek dan pengemudi dengan meminjam sil kepada pengemudi lain," jelasnya.
Namun, karena sil tidak sesuai ukuran, maka perbaikan tersebut tidak dilakukan dan pengemudi tetap melanjutkan perjalanan hingga terjadi kecelakaan lalu lintas.
Atas perbuatannya, pengemudi akan dikenakan Pasal 311 ayat 5 Undang-Undang Lalu Lintas tahun 2009 dengan ancaman pidana maksimal kurungan 12 tahun dan denda Rp 24 juta.
Sebelumnya, bus pariwisata rombongan pelajar SMK Lingga Kencana Depok, mengalami kecelakaan di Jalan Raya Kampung Palasari, kawasan Ciater, Subang, Jawa Barat, pada Sabtu (11/5/2024). Kecelakaan ini memakan korban jiwa sebanyak 11 orang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







