Akurat
Pemprov Sumsel

Tak Ada Bullying dalam Dugaan Penganiayaan Siswa SMA di Tebet, Polisi: Mereka Berkelahi

Dwana Muhfaqdilla | 11 Oktober 2024, 12:23 WIB
Tak Ada Bullying dalam Dugaan Penganiayaan Siswa SMA di Tebet, Polisi: Mereka Berkelahi

AKURAT.CO Polisi masih menelusuri kasus Seorang siswa MA As-Syafi'iyah berinisial AA (16) yang diduga dianiaya teman sekolah di Kawasan Bukit Duri Selatan, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Rahmat Idnal, menegaskan tak ada unsur bullying dalam kasus ini. Melainkan, perkelahian satu lawan satu.

"Karena pelakunya anak, mereka berkelahi. Jadi bukan bullying, berkelahi mereka satu lawan satu. Terduga pelaku ada satu orang," kata Ade Rahmat kepada wartawan, Jumat (11/10/2024).

Baca Juga: Siswa SMA di Tebet Diduga Dianiaya Teman Sekolah, Cekcok Masalah Perempuan

Dia menjelaskan, sampai saat ini, kasus ini masih terus diselidiki. Bahkan, Tim Unit PPA Polres Metro Jakarta Selatan telah turun ke tempat kejadian perkara (TKP) demi membuat terang benderang.

"Hingga saat ini tadi tim dari PPA sudah ke lokasi, ke sekolah mengecek dengan Kasat Reskrim dan sudah ada lima orang saksi yang kita periksa. Dan kasus ini masih terus berjalan proses penyelidikannya ya," ungkap dia.

Sebelumnya diberitakan, seorang siswa SMA As-Syafi'iyah berinisial AA (16) di Kawasan Bukit Duri Selatan, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan tak sadarkan diri usai diduga dianiaya oleh teman sekolah.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Gogo Galesung, mengungkap korban langsung dibawa ke rumah sakit setelah berkelahi satu lawan satu. "Selasa siang ada perkelahian korban A dengan N satu lawan satu," kata Gogo saat dihubungi wartawan, Kamis (10/10/2024).

Dia menjelaskan, pihaknya masih mendalami kejadian tersebut, salah satunya motif perkelahian. Meski begitu, berdasar keterangan saksi, perkelahian ini dipicu masalah perempuan.

"Diduga cekcok mungkin masalah perempuan, ini masih dugaan ya," ungkap dia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.