Akurat
Pemprov Sumsel

Pengemudi yang Acungkan Senpi ke Pengendara Depok Ternyata Sipil, Ngakunya Keluarga Anggota TNI

Dwana Muhfaqdilla | 17 November 2024, 20:03 WIB
Pengemudi yang Acungkan Senpi ke Pengendara Depok Ternyata Sipil, Ngakunya Keluarga Anggota TNI
 
AKURAT.CO Seorang pengemudi mobil berinisial P yang mengacungkan senjata api ke pengendara mobil lain di Jalan Bandung Blok M, Cinere, Kota Depok diamankan polisi.
 
 
Kapolres Metro Depok, Kombes Arya Perdana, mengatakan, saat kejadian pelaku sempat mengaku sebagai keluarga anggota TNI. Pengakuan tersebut disampaikan pelaku saat terlibat perselisihan dengan korban.
 
"(Pelaku) sipil. Cuma dia waktu itu ngaku-ngaku keluarganya TNI," kata Arya saat dihubungi wartawan, Minggu (17/11/2024).
 
Arya menjelaskan, hal ini diketahui setelah pihak kepolisian melakukan pendalaman melalui sebuah handphone yang merekam kejadian tersebut.
 
“Kalau dari bahasanya itu setelah kita dalami lagi melalui handphone yang merekam kegiatan itu, mengaku keluarga TNI, jadi bukan mengaku TNI,” tegas dia.
 
Sebelumnya diberitakan, seorang pria diduga mengacungkan senjata api (senpi) kepada pengendara mobil di Jalan Bandung Blok M, Cinere, Depok.
 
 
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengatakan, kejadian ini terjadi pada Rabu (2/10/2024), berawal saat korban berinisial APSS sedang mengendarai mobil berdua dengan abangnya.
 
“Pelaku juga mengendarai mobil. Terjadi bersitegang antara korban dan pelaku karena hampir senggolan,” kata Ade Ary kepada wartawan, Sabtu (16/11/2024).
 
Korban menyangka hal tersebut sudah selesai lantaran merasa telah menyelesaikan persoalannya. Namun, dua jam kemudian, terduga pelaku malah sengaja mencari korban dan akhirnya bertemu di jalan.
 
“Pelaku mengikuti dan menghadang mobil korban, menodongkan senjata api ke arah korban dan abangnya,” ungkap dia. 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.