KPK Periksa Pendiri Indonesia Audit Watch dalam Kasus Suap Bea Cukai

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pendiri sekaligus Sekretaris Indonesia Audit Watch (IAW), Iskandar HP Sitorus, sebagai saksi dalam perkara suap importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Jumat (12/6/2026).
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan Iskandar Sitorus memenuhi panggilan penyidik dan menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
"Atas nama IHS, wiraswasta," katanya, kepada wartawan.
Menurut Budi, Iskandar Sitorus telah hadir sejak pagi untuk memberikan keterangan kepada penyidik.
Baca Juga: Heri Black Akui Pernah Urus Kontainer Berisi Onderdil yang Diduga Terkait Blueray Cargo
Ia menyebut saksi tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 09.30 WIB dan langsung menjalani proses pemeriksaan.
Meski demikian, KPK belum mengungkap materi yang didalami penyidik terhadap Iskandar Sitorus. Sebab, pemeriksaan masih berlangsung.
Kasus yang tengah diusut KPK merupakan pengembangan perkara dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang di lingkungan Ditjen Bea dan Cukai.
Dalam perkara ini, penyidik KPK telah menetapkan sejumlah pejabat Ditjen Bea dan Cukai serta pihak swasta sebagai tersangka.
Penyidik juga terus menelusuri aliran dana serta kemungkinan keterlibatan pihak lain yang diduga mengetahui atau memiliki informasi terkait praktik suap dalam proses importasi barang maupun pengurusan kepabeanan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








