Mangkir dari Pemeriksaan, KPK Jadwal Ulang Pemanggilan Direktur PT Infinity

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait pengurusan kepabeanan di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
Pada Rabu (17/6/2026), penyidik memeriksa seorang aparatur sipil negara (ASN) Bea Cukai untuk mengonfirmasi status kepegawaian salah satu tersangka.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan, saksi yang hadir adalah Akhmad Fikri Yahmani (AFY), yang berstatus PNS Bea Cukai.
"Penyidik mendalami keterangan saksi terkait status kepegawaian tersangka BBP," katanya.
BBP dimaksud adalah Budiman Bayu Prasojo, tersangka dalam pengembangan perkara dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang di lingkungan DJBC.
Baca Juga: KPK Sita Safe Deposit Box di Medan Terkait Kasus Suap Ditjen Bea dan Cukai
Selain Akhmad Fikri Yahmani, penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ali Susanto (AS), Direktur PT Infinity International. Namun dia tidak memenuhi panggilan pemeriksaan.
"Untuk saksi AS tidak hadir. Penyidik akan menjadwalkan ulang pemeriksaannya," ujar Budi.
Nama PT Infinity International sebelumnya turut mencuat dalam pengembangan penyidikan kasus suap importasi barang yang menjerat sejumlah pejabat Bea Cukai dan pihak swasta.
Penyidik saat ini masih menelusuri berbagai pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan rangkaian praktik pengurusan impor yang sedang diusut KPK.
Kasus ini merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada Februari 2026 terkait dugaan suap pengurusan impor barang melalui PT Blueray Cargo.
Baca Juga: KPK: Fakta Persidangan Kasus Bea Cukai Jadi Bahan Kajian Penyidik
Sejumlah pejabat Ditjen Bea dan Cukai serta pihak swasta telah ditetapkan sebagai tersangka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








