Platform X Hadirkan 'Balai Kota Rakyat' Pilpres AS 2024, Ini Sederet Kandidat yang Bakal Meramaikan

AKURAT.CO Platform media sosial X, bekerja sama dengan NewsNation, merencanakan serangkaian acara 'Balai Kota Rakyat' dengan kandidat presiden untuk pemilihan 2024. Acara ini merupakan bagian dari upaya CEO X, Linda Yaccarino, untuk memperbanyak konten video di platform tersebut.
Platform media sosial X mengumumkan rencana untuk menggelar balai kota dengan mantan presiden Donald Trump. Musk dan Trump sering berbicara melalui telepon beberapa kali dalam sebulan.
Selama 24 jam terakhir, X ramai dengan reaksi terhadap 34 hukuman kejahatan yang dijatuhkan kepada Trump. Meskipun Trump jarang memposting di media sosial, Elon Musk tetap mengizinkan akunnya aktif setelah mengakuisisi platform tersebut pada akhir 2022.
Sejauh ini, Trump hanya sekali memposting untuk menggalang dana, menggunakan mugshot yang terkait dengan tuduhan yang berbeda dari hukuman baru ini. Selain Trump, kandidat presiden independen Robert F. Kennedy Jr. juga direncanakan akan ikut serta dalam balai kota ini.
"Ini akan menarik," kata Musk dengan nama pengguna @elonmusk di X, dikutip Senin (3/6/2024).
Meskipun tanggal dan lokasi belum ditentukan, ia menanggapi berita ini dengan antusias di X. Sementara itu, Presiden Joe Biden menolak tawaran untuk berpartisipasi, menurut Wall Street Journal.
Awalnya, rencana ini adalah mengadakan debat sebelum akhirnya memutuskan balai kota. Pengguna X dilaporkan dapat mengajukan pertanyaan, tetapi moderator akan menentukan pertanyaan yang diajukan saat acara berlangsung.
Laporan menyebutkan bahwa Musk dan Trump telah mengembangkan hubungan yang semakin dekat. Mereka sering berbicara melalui telepon beberapa kali dalam sebulan.
Musk juga dikenal sering membagikan pandangan sayap kanan dan teori konspirasi di X, serta kritik terhadap Presiden Biden. Namun, Musk belum menyatakan dukungan resmi untuk kandidat presiden manapun.
Ada pembicaraan bahwa Trump mempertimbangkan memberikan peran penasihat kepada Musk jika dia terpilih kembali, terutama dalam kebijakan imigrasi dan ekonomi.
Musk juga berencana mendanai proyek data untuk mengurangi penipuan pemilih. Meski belum ada pengumuman resmi, kolaborasi antara Musk dan Trump bisa segera terwujud, dimulai dengan balai kota di X.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026






