Israel Serang Iran, Presiden AS Tegaskan Iran Tak Boleh Punya Nuklir

AKURAT.CO Israel melancarkan serangan besar-besaran terhadap Iran pada Jumat (13/6/2025), dengan menargetkan fasilitas nuklir, pabrik rudal balistik, dan komandan militer. Langkah ini sebagai awal dari operasi berkepanjangan untuk mencegah Teheran membangun senjata atom.
Amerika Serikat (AS), yang dijadwalkan menggelar putaran pembicaraan terbaru dengan Iran mengenai pembatasan program nuklir pada Minggu, menyatakan tidak terlibat dalam operasi ini. Sementara AS berusaha menjauhkan diri dari serangan Israel, pejabat Israel mengatakan kepada penyiar publik Kan bahwa Israel berkoordinasi dengan Washington.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan AS tidak terlibat dan Tel Aviv bertindak sendiri demi pembelaan diri. Dalam wawancara dengan Fox News setelah serangan udara Israel ke Iran dimulai, Presiden AS Donald Trump menegaskan Iran tidak boleh memiliki bom nuklir dan berharap kembali ke meja perundingan.
"Kita lihat saja," kata Trump, dikutip oleh reporter Fox News Jennifer Griffin dalam unggahan di X.
Pejabat AS berulang kali mengatakan setiap kesepakatan nuklir baru dengan Iran harus mencakup komitmen untuk menghapus pengayaan uranium, jalur potensial pengembangan bom nuklir.
Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengatakan tidak ada peningkatan tingkat radiasi di situs nuklir Natanz, mengutip informasi dari otoritas Iran.
Pembicaraan Nuklir dengan Iran Dijadwalkan Minggu
Pejabat AS dan Iran dijadwalkan menggelar putaran keenam pembicaraan tentang program pengayaan uranium Iran di Oman pada Minggu. Pejabat AS mengatakan pembicaraan itu tetap akan berlangsung.
Republik Islam berkali-kali membantah niat tersebut, mengatakan hanya ingin energi nuklir untuk tujuan sipil, dan menolak tuntutan Washington untuk menghapus pengayaan sebagai serangan terhadap kedaulatan nasionalnya.
Dewan Gubernur IAEA pada Kamis menyatakan Iran melanggar kewajiban non-proliferasi untuk pertama kali dalam hampir 20 tahun. Iran menyatakan serangan "pengecut" Israel menunjukkan mengapa Iran harus mempertahankan pengayaan, teknologi nuklir, dan kekuatan rudal.
Dilansir oleh Reuters, Trump mengadakan pertemuan Dewan Keamanan Nasional pada Jumat pagi dan berharap solusi damai. Kepala Staf Militer Israel Eyal Zamir mengatakan puluhan ribu tentara telah dipanggil dan "bersiap di semua perbatasan".
"Kami berada di tengah kampanye bersejarah yang tiada banding. Ini operasi kritis untuk mencegah ancaman eksistensial dari musuh yang berniat menghancurkan kami," katanya.
Korps Garda Revolusi Iran menyatakan komandan tertingginya, Hossein Salami, tewas dan media resmi melaporkan markas besar unit tersebut di Teheran terkena serangan. Beberapa anak tewas dalam serangan di kawasan permukiman ibu kota.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








