Cina Percepat Kemandirian Teknologi di Tengah Ketegangan dengan AS

AKURAT.CO Cina berjanji mempercepat kemandirian teknologi di tengah meningkatnya ketegangan dagang dengan Amerika Serikat. Hal ini menegaskan dorongan jangka panjang Beijing untuk memperkuat kemampuan teknologi nasional.
Komunike Partai Komunis Cina menyatakan bahwa rencana pembangunan lima tahun 2026-2030 akan fokus pada peningkatan kemandirian dan kekuatan ilmiah serta teknologi. Janji ini muncul setelah rancangan rencana pembangunan disetujui oleh pihak berwenang.
Washington telah memperketat pembatasan terhadap akses Cina pada semikonduktor dan teknologi canggih. Pembatasan ini berdampak pada sektor penting seperti kecerdasan buatan dan industri high-tech lainnya.
Presiden Donald Trump juga mendukung inisiatif senilai $500 miliar (sekitar Rp8,3 triliun) untuk menjaga kepemimpinan Amerika dalam sistem AI canggih. Upaya ini dipandang Beijing sebagai upaya menahan kemajuan teknologi Cina.
Presiden Xi Jinping menekankan bahwa Cina bertujuan mencapai keunggulan dalam AI. Selain itu, produksi chip dan perangkat lunak domestik akan terus diperkuat sebagai bagian dari modernisasi teknologi.
Sebagai respons, Beijing memberlakukan pembatasan ekspor logam tanah jarang yang penting bagi industri teknologi tinggi AS. Trump menyoroti langkah ini sebagai bagian dari 'perang dagang' antara kedua negara, sebagaimana dikutip dari The Wall Street Journal, Jumat (24/10/2025).
Kementerian Luar Negeri Cina menyatakan bahwa strategi teknologi adalah bagian dari visi dunia multipolar yang setara dan teratur. Mereka menekankan bahwa kemandirian dan kepercayaan diri menjadi prioritas utama negara.
Pertemuan puncak APEC minggu depan di Korea Selatan akan menjadi momen bagi Trump dan Xi Jinping untuk membahas kesepakatan perdagangan. AS berharap pertemuan ini menghasilkan kesepakatan yang 'adil' bagi kedua pihak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








