KrediOne Ikut Edukasi Literasi Keuangan Mahasiswa di Universitas Riau

AKURAT.CO KrediOne ikut serta dalam program edukasi keuangan 'Pindar Mengajar: Cerdas Mengelola, Bijak Bertransaksi' yang digelar Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) di Universitas Riau. Kegiatan ini diikuti lebih dari 200 mahasiswa dan melibatkan regulator, akademisi, serta pelaku industri.
Program ini menghadirkan narasumber dari regulator, asosiasi, akademisi, hingga perwakilan KrediOne. Materinya membahas layanan pendanaan digital (pindar), termasuk manfaat, risiko, serta perbedaannya dengan pinjaman online ilegal.
"Literasi keuangan hari ini bukan lagi sekadar pemahaman, tetapi kompetensi strategis," ujar Kuseryansyah selaku Direktur Utama KrediOne, dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (12/4/2026).
Ia menambahkan, akses keuangan digital yang semakin luas harus diimbangi dengan kualitas pengambilan keputusan. Akses tanpa literasi dapat menjadi pedang bermata dua, sehingga setiap keputusan finansial perlu diambil secara sadar, terukur dan bertanggung jawab.
KrediOne menekankan pentingnya peran industri pindar dalam membangun ekosistem keuangan yang sehat. Kuseryansyah menyebut layanan ini tidak hanya soal akses dana, tetapi juga transparansi, akuntabilitas dan perlindungan konsumen.
"Pindar kami posisikan bukan sekadar instrumen pembiayaan, tetapi bagian dari ekosistem keuangan yang sehat. Transparansi, akuntabilitas dan perlindungan konsumen adalah fondasi utama," katanya.
Keterlibatan KrediOne dalam kegiatan ini juga mendukung program Gerakan Nasional Cerdas Literasi Keuangan (Gencarkan) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Program tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan.
Kolaborasi regulator, asosiasi, kampus dan industri dinilai kunci memperluas literasi keuangan, terutama di kalangan mahasiswa. Kelompok ini paling aktif memakai layanan keuangan digital, namun tetap rentan jika tanpa pemahaman memadai.
Melalui edukasi ini, mahasiswa diharapkan tak hanya paham mengakses layanan keuangan, tetapi juga mampu mengelola risiko dan mengambil keputusan bijak. Hal ini penting untuk mendukung ekosistem ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







