Perang Iran Bayangi Kenaikan Retail Sales di Amerika Serikat

AKURAT.CO Penjualan ritel Amerika Serikat (AS) pada Februari 2026 masih menunjukkan pertumbuhan positif.
Namun, para ekonom memperingatkan tren ini berpotensi berbalik jika konflik dengan Iran terus berlarut.
Berdasarkan laporan bulanan United States Census Bureau di bawah Departemen Perdagangan AS menyatakan bahwa penjualan ritel naik 0,6% dibanding bulan sebelumnya.
Meski demikian, data tersebut disusun sebelum perang AS dan Iran memasuki pekan kelima. Para pakar menilai, dampak konflik berpotensi menekan daya beli masyarakat pada bulan berikutnya.
Baca Juga: IMF Peringatkan Krisis Pangan Akibat Perang Iran
“Saya tidak melihat adanya cara untuk menghindari inflasi yang lebih tinggi dan pertumbuhan penjualan yang lebih lambat,” ucap Ekonom Center for Economic and Policy Research, Dean Baker.
Lebih lanjut Dean menjelaskan bahwa konflik yang berlangsung di Timur Tengah memicu gangguan jalur pelayaran di Selat Hormuz, yang merupakan jalur distribusi sekitar 20% minyak dunia.
Akibatnya, harga minyak melonjak dan mendorong kenaikan harga bahan bakar di AS.
Baca Juga: Perang Iran Tekan Ekonomi Dunia, Negara Miskin Kian Terancam
Laporan terbaru menunjukkan harga bensin nasional kembali menembus USD4 per galon untuk pertama kali sejak 2022.
Kondisi ini berpotensi mempercepat laju inflasi, yang diperkirakan mendekati bahkan melampaui 4% pada tahun ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








